PERTAHANAN DAN KEAMANAN

PERTAHANAN DAN KEAMANAN
Diberdayakan oleh Blogger.
Latest Post

Tingkatkan Kemampuan Tempur Prajuritnya, Lanal Yogyakarta Gelar Latihan Menembak

Written By portal komando on 19 Okt 2017 | 7:18 PM

Lantamal V (19/10),--- Untuk mengasah dan meningkatkan ketrampilan, kemahiran serta kemampuan tempur prajuritnya, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Yogyakarta Lantamal V menggelar Latihan Menembak bagi prajuritnya, yang dilaksanakan di Lapangan Tembak Batalyon Infanteri (Yonif) 403/WP, Kentungan, Sleman, D.I. Yogyakarta, pada hari Kamis (19/10).

Latihan Menembak TW. III TA. 2017 tersebut dilaksanakan selama dua hari, dipimpin langsung oleh Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Yogyakarta Kolonel Laut (P) Arya Delano, S.E., M. Pd., yang diikuti oleh para Perwira Staf, Bintara dan Tamtama Lanal Yogyakarta.

Sebelum pelaksanaan latihan menembak tersebut Kolonel Laut (P) Arya Delano, S.E., M. Pd., memberikan pengarahan kepada prajuritnya agar di dalam melaksanakan latihan ini dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan serius. Seluruh prajurit supaya menjaga dan mengutamakan faktor keamanan dan melaksanakan setiap perintah pelatih. Danlanal Yogyakarta juga menyampaikan agar seluruh prajurit memanfaatkan momen latihan ini untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan, ketrampilan serta kemahiran masing-masing dalam hal menembak.

Latihan yang dilaksanakan antara lain menembak dengan senjata Pistol yaitu jenis Sigsauer dan G2 Combat, personil melaksanakan penembakan dengan posisi berdiri jarak 10 meter, 15 meter dan 25 meter, dengan 6 butir peluru untuk tembakan penilikan dan 10 butir peluru tembakan penilaian untuk tiap-tiap jarak penembakan.

Sedangkan untuk senjata Laras Panjang digunakan senjata jenis SS2-V1, dengan posisi penembakan dengan Sikap Berdiri, Sikap Duduk dan Sikap Tiarap dengan jarak penembakan 100 meter, untuk penembakan tersebut kepada setiap personil diberikan 6 butir peluru untuk tembakan penilikan dan dilanjutkan 30 butir untuk tembakan penilaian dengan tiga sikap penembakan tersebut.

WFQR-1 Koarmabar Amankan 40 Ton Beras Ketan Dan 500 Slop Rokok Tanpa Dokumen


Keterangan Gambar
Amankan 40 Ton Beras Ketan : Tim WFQR-1 Lantamal I Belawan mengamankan 40 ton beras ketan tanpa dokumen di alur sungai air Masin Kabupaten Aceh Tamiang, Kecamatan Seruwai, Belawan,  Sumatera Utara, Kamis (19/10).

PK,.Jakarta, 19 Oktober 2017,-
- Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) melalui Tim Western Fleet Quick Response (WFQR)-1 Pangkalan Utama Angkatan Laut I (Lantamal I) Belawan berhasil mengamankan 40 ton beras ketan tanpa dilengkapi dokumen, di alur sungai air Masin Kabupaten Aceh Tamiang, Kecamatan Seruwai, Belawan, Sumatera Utara, Kamis (19/10).

Menurut Komandan Lantamal I Belawan Laksamana Pertama TNI Ali Triswanto, S.E, M.Si., menyampaikan bahwa Tim WFQR-1 telah mengamankan 1 (satu) unit Kapal Kargo Kayu KM. Nenggala 1 GT.34 No. 1481 QQG yang bermuatan 40 ton beras ketan berasal dari Satun Thailand tanpa dilengkapi dokumen di alur Sungai Air Masin Kabupaten Aceh Tamiang, Kecamatan Seruwai.

Sementara itu, sehari sebelumnya tim WFQR-1 bekerjasama dengan Pelindo melaksanakan pemeriksaan dan pengamanan terhadap KM Sinar Mas yang bermuatan rokok merk Lukman sebanyak 500 Slop tanpa dilengkapi dokumen yang sah.

Selanjutnya, kapal dan muatan dikawal oleh Tim WFQR-1 menuju Lantamal I Belawan untuk dilaksanakan pemeriksaan dan di proses hukum lebih lanjut .

Prajurit Yonmarhanlan VIII Bitung, Sita Ratusan Miras Ilegal


PK,.(Bitung). Prajurit Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) VIII Bitung dan Satkamla Lantamal VIII yang tergabung dalam Tim Eastrn Fleet Quick Respond (EFQR) berhasil menggagalkan pengiriman minuman keras (miras) di Pelabuhan Samudera Nusantara Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (19/10/2017).

Sebanyak 500 botol minuman miras jenis cap tikus yang akan diselundupkan dengan menggunakan kapal KM Tatamailau saat bersandar di dermaga Pelabuhan Samudera Nusantara Bitung. Miras yang dikemas dalam beberapa kardus tersebut ditemukan ditumpukan barang penumpang saat Tim EFQR melakukan sweeping.

Miras tersebut setelah dikumpulkan kemudian dimusnahkan Tim EFQR bersama-sama dengan Kepolisian KPS Bitung.

Komandan Batalyon Marinir Pertahanan VIII Bitung Letkol Marinir Arip Supriyadi, S. H., M.M., M.Tr. mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu tugas pokok Yonmarhanlan VIII Bitung selain tugas operasi militer perang (OMP). Selain itu, dengan dilaksanakan sweeping di pelabuhan dengan tujuan untuk mengurangi bahkan memberantas penyelundupan minuman keras melalui jalur laut yang akan diselundupkan ke Indonesia Wilayah Timur.

“Minuman keras dapat merusak mental masyarakat terutama generasi muda, sehingga prajurit Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan VIII bekerja sama dengan Satkamla Lantamal VIII melaksanakan sweeping secara rutin untuk memberantas penyelundupan minuman keras melalui jalur laut, yaitu pada saat ada kapal penumpang yang sandar di pelabuhan Bitung,” pungkasnya.

Terlibat Narkoba Anggota Posek Kosekhanudnas III Di Berhentikan


MEDAN,.PK,.Panglima Kosekhanudnas III yang diwakili Asisten Operasi Kosekhanudnas III Kolonel Pnb Jhonson Henrico Simatupang memimpin upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat terhadap seorang prajurit yang terlibat kasus narkotika berinisial Serma IS anggota Posek Kosekhanudnas III dilapangan upacara Kosekhanudnas III, Medan. Rabu (18/10).

Serma IS diberhentikan sesuai Surat Keputusan Panglima Kosekhanudnas III Nomor Kep/112/X/2017 tanggal 18 Oktober 2017 tentang pemberhentian tidak dengan hormat dari dinas aktif keprajuritan TNI Angkatan Udara.

Dalam sambutan Panglima Kosekhanudnas III menyampaikan pemberhentian tidak dengan hormat diberikan kepada seseorang akibat perbuatan, tindakan, tingkah lakunya yang telah menyebabkan pencemaran nama baik satuan atau merugikan sistem organisasi khususnya TNI Angkatan Udara, pemberian hukuman mengandung arti dan makna yang mendalam serta dapat menimbulkan dampak terhadap maju mundurnya organisasi, hukuman harus diterapkan dengan sungguh-sungguh oleh seluruh organisasi demi memperoleh kemajuan dan perkembangan kearah yang lebih baik.

Panglima Kosekhanudnas III berpesan agar peristiwa seperti ini dapat dijadikan pelajaran dan pengalaman yang berharga, untuk direnungkan dan dicamkan ke lubuk hati yang paling dalam dan berusaha untuk memperbaiki diri, sehingga tidak terulang kembali dimasa mendatang, Serta dengan putusan ini dapat memberikan perubahan dan manfaat, tidak hanya bagi diri sendiri, juga bermanfaat bagi lingkungan, institusi, masyarakat serta negara. 
Kepada prajurit Kosekhanudnas III hendaklah hal ini dapat dijadikan sebagai contoh dan pengalaman pahit serta efek jera, jangan sampai hal serupa kembali terjadikepada personel lainnya di Kosekhanudnas III dan jajaran.

Sasaran TMMD Sengkuyung III Kodim 0703/Cilacap Di Tinjau Langsung Pasi Bhakti TNI Korem 071/WK

Cilacap - Pasi Bhakti TNI Korem 071/Wijayakusuma Mayor Inf. Agus Haryono didampingi Pasiter Kodim 0703/Cilacap Kapten Inf. Joko Yunanto tinjau langsung lokasi TMMD Sengkuyung tahap III Kodim 0703/Cilacap di Desa Bulupayung, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, Kamis (19/10). 

Kedatangannya tidak lain untuk melihat secara langsung pencapaian target pembangunan sasaran fisik program TMMD Sengkuyung tahap III Kodim 0703/Cilacap di Desa Bulupayung. Kedatangannya terlebih dahulu melihat salah satu hasil rehab Rumah Tidak Layak Huni ((RTLH) milik Ahmad Wasingun yang berada di RT. 02 RW. 09 Dusun Kalenaren, Desa Bulupayung. 

Merasa puas dengan hasil rehab rumah yang dikerjakan Satgas TMMD Sengkuyung III Kodim 0703/Cilacap, Pasi Bhakti TNI Korem 071/Wijayakusuma dan rombongan selanjutnya menuju lokasi pembangunan talud. Tampak terlihat dilokasi tersebut, beberapa anggota Satgas TMMD dan warga masih beraktivitas menyelesaikan sasaran fisik pembangunan talud, bahkan kedatangan Pasi Bhakti TNI sebelumnya tidak diketahui oleh mereka.

Dihadapan Mayor Inf. Agus Haryono, Pasiter Joko Yunanto menyampaikan, untuk pencapaian sasaran fisik pembangunan talud sudah mencapai 80 persen dan hasil ini sudah dilaksanakan semaksimal mungkin dihadapkan dengan kondisi cuaca yang kurang mendukung akhir - akhir ini." terang Kapten Joko.

Sementara itu, Babinsa Bulupayung yang tergabung dalam Satgas TMMD Sertu Mudaim, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, apa yang dilaksanakan anggota Satgas TMMD dan warga Desa Bulupayung terkait dengan sasaran fisik pembangunan talud sudah sangat maksimal, bahkan pengurugan tanah urug untuk mendukung pembangunan talud dilembur hingga malam hari." Tuturnya.
 
" Semangat warga Desa Bulupayung sangat tinggi. Namun mereka hanya mampu pagi hingga siang hari saja,  karena waktu sore harinya digunakannya untuk menyadap nira kelapa." terang Sertu Mudaim.

Selain anggota Satgas TMMD, Kepala Desa Bulupayung  dan Kepala Dusun Kalenaren juga hadir mendampingi Pasi Bhakti TNI dan rombongan dilokasi tersebut. Usai meninjau lokasi TMMD, Pasi Bhakti TNI Korem 071/Wijayakusuma dan rombongan mengunjungi Poskotis Satgas TMMD Sengkuyung tahap III yang lokasinya tidak jauh dari lokasi pembangunan talud. Melihat kondisi langsung dilapangan, Mayor Inf Agus Haryono pamit  melanjutkan perjalanannya menuju Korem 071/Wijayakusuma. (Pendim.Clp)

.

Panglima TNI : Waspadai Benih-Benih Perpecahan Antar Agama --------Bersama Rakyat, TNI Kuat, Hebat dan Profesional

BERSAMA RAKYAT TNI KUAT

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando