Diberdayakan oleh Blogger.
Latest Post

Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya 2017 Kodam Kasuari Diberangkatkkan

Written By portal komando on 16 Des 2017 | 11:09 AM


Sorong, PK-Komandan Korem 171/PVT, Brigjen TNI Ignatius Yogo Triyono M.A yang di wakili oleh KasiTer Korem 171/PVT, Kolonel Arm Hari Wibowo, bertindak sebagai Inpektur Upacara Dalam Pemberangkatan Peleton Beranting Tahun 2017 dan di hadiri oleh Walikota Sorong Drs. Ec. Lambert Jitmau MM, Danpomal Lantamal XIV/Srg Letkol Laut (PM)Hotmatua, Para Kasi Korem 171/PVT, Para Kabalak Korem 171/PVT, dan Kasatdisjan Korem 171/PVT yang bertempat di Lapangan Upacara Makorem 171/PVT Jln. Pramuka No.1, Sorong – Papua Barat, Sabtu (16/12).

Dalam keterangan tertulis yang dikirimkan Penrem 171/PVT, Kolonel Arm Hari Wibowo diamanatnya membacakan, kegiatan gerak jalan peleton beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya ini pada dasarnya mempunyai sasaran dan tujuan yaitu, memelihara kebanggaan Korps dan tradisi Infanteri, memelihara kemampuan mobilitas jalan kaki dan meningkatkan kondisi fisik prajurit, memelihara dan meningkatkan nilai-nilai kejuangan serta memupuk jiwa korsa.
 

"Kegiatan gerak jalan peleton beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya yang kita laksanakan ini merupakan wujud partisipasi Korem 171/PVT dalam rangka meningkatkan profesionalisme keprajuritan" ucapnya. Disebutkannya lebih lanjut, kegiatan ini merupakan salah satu upaya pembinaan untuk mewujudkan kesiapan satuan serta menjaga agar tetap terpeliharanya kemampuan, ketrampilan dan profesionalitas prajurit sesuai bidang tugasnya masing-masing.

"Kegiatan gerak jalan peleton beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya ini hendaknya dapat pula dijadikan sebagai momentum dan salah satu upaya untuk melatih kemampuan perorangan maupun satuan, untuk memantapkan jiwa korsa, saling pengertian dan koordinasi serta kebersamaan diantara prajurit, sehingga upaya yang dilakukan semata-mata merupakan tanggung jawab bersama. Sehingga kesemuanya itu diharapkan dapat di implementasikan dalam menghadapi tantangan tugas dimasa mendatang, utamanya dalam tugas-tugas satuan secara profesional" imbuh PasiTer.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kegiatan gerak jalan peleton beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya ini akan menjadi salah satu tolak ukur untuk mengevaluasi sejauh mana pembinaan yang dilakukan selama ini, sehingga dapat dilakukan upaya-upaya perbaikan dan penyempurnaan di masa-masa yang akan datang. "Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa pelaksanaan gerak jalan peleton beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya ini tujuannya adalah untuk memelihara nilai-nilai kejuangan satuan Infanteri dengan cara meningkatkan integritas dengan rakyat dan kerjasama dengan kecabangan lain agar diperoleh kondisi kesiapan mental dan moril serta nilai-nilai kebanggaan prajurit" pungkasnya.

Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya akan diteruskan hingga tiba pada saat upacara hari Infanteri tangggal 19 Desember 2017 di Manokwwari.

Babinsa Semampir Dampingi Kegiatan Khitanan Massal dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW


Surabaya,- Hari besar Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum istimewa tersendiri khususnya bagi umat Muslim di seluruh dunia, karena pada Maulid Nabi ini merupakan hari dimana manusia hamba Allah SWT yang paling mulia dilahirkan ke dunia yakni Nabi Muhammad SAW di Kota Mekkah pada 12 Rabiul Awal tahun Gajah atau tepatnya 20 April 571 Masehi.

Pada tanggal inilah umat muslim memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang dikenal dengan Hari Maulid Nabi.

Kali ini dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Babinsa Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Sertu Subiyanto menghadiri dan melaksanakan kegiatan pendampingan kegiatan khitanan massal yang dilaksanakan oleh Kelurahan Wonokusumo di Kantor Kelurahan Wonokusumo Jl. Wonosari Gang 5 No. 14 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir Surabaya. Sabtu (16/12/17)

Kegiatan ini bekerja sama dengan Puskesmas Wonokusumo selaku tenaga medis wilayah Kecamatan Semampir Surabaya.

Kegiatan dihadiri oleh Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, LPMK Wonokusumo, para Ketua RW dan juga tokoh agama dan tokoh masyarakat wilayah Kelurahan Wonokusumo Semampir Surabaya.

Kegiatan khitanan massal ini mendapat apresiasi positif dari seluruh warga, terutama pelaksanaannya dinilai dapat membantu warga sekitar dan juga pelaksanaan pada waktu yang tepat dimana menjelang liburan sekolah usai pelaksanaan Ujian Sekolah, ungkap Babinsa Wonokusumo Sertu Subiyanto.

Jaga Kebersamaan dan Soliditas, Danramil 0830/05 Tandes hadiri Cangkrukan Tiga Pilar


Surabaya,- Wakil Koramil 0830/05 Kapten Inf Sugiharto bersama Muspika laksanakan cangkrukan bersama di Balai RW 3 Darmo IndaH Sari Jp. Taman Darmo Indah Sari Kecamatan Tandes Surabaya yang dihadiri oleh Camat Tandes Bpk. Ahmad Daya Prasetyanto, Wadanramil Tandes, Kapolsek Tandes (15/12/2017). Malam

Kegiatan ini selain bertujuan untuk menjaga kondusifitas kemanan wilayah juga meningkatkan sekaligus memupuk jiwa kebersamaan antara warga masyarakat dengan aparat kewilayahan.

Usai melaksanakan kegiatan cangkrukan bersama, kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah bersama dibalai RW 3 Darmo Indah Sari Kecamatan Tandes Surabaya.

“Kegiatan ini bentuk komunikasi sosial sebagai wahana silaturahmi untuk saling bertukar pikiran, memberi, mengisi serta meningkatkan peran Binter, sehingga keberadaan insan teritorial memberikan makna yang positif tersendiri di lingkungan masyarakat sekelilingnya dan untuk meningkatkan kemanunggalan TNI Rakyat", tegas Dandim 0830/SU Letkol Arm Beny Hendra Suwardi,S.Sos.

Korem Babullah Gelar Upacara Hari Juang Kartika di Ternate



Ternate - Korem 152/Babullah menggelar upacara peringatan Hari Juang Kartika ke 72 tahun 2017 di Lapangan Makorem 152/Babullah Jl. A.M. Kamaruddin No. 1 Kel. Sangaji Kota. Ternate Prov. Maluku Utara, Juma’at (15/12).

Dalam upacara HJK ini, Danrem 152/Babullah Kolonel Inf Sachono, S.H., M.Si sebagai Inspektur Upacara, dan Wadan Denhubrem 152/Babullah Mayor Chb Ade sebagai Komandan Upacara,

Upacara HJK ini melibatkan 4 SSK Personel gabungan TNI/Polri dan ASN jajaran Korem 152/Babullah dan turut dihadir Gubernur Malut yang diwakili Sekprov Muabdin Rajab, Kabinda Malut Brigjen TNI Gatot Eko Puruhito, Kepala BNNP Malut Brigjen Pol Nainggolan, Kapolda Malut yang diwakili Dansat Brimob Kombes Pol Anang Sumpena dan Forkopimda Maluku Utara dan Kota Ternate.

Danrem pada peringatan HJK ini membacakan Amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono menyampaikan, 72 tahun yang lalu, para pendahulu kita telah menorehkan catatan yang sangat penting dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia, yaitu peristiwa yang dikenal sebagai Palagan Ambarawa, yang merupakan simbol kemanunggalan TNI AD dan rakyat Indonesia.

“Hubungan antara TNI AD dan rakyat bukanlah sebatas hubungan profesionalitas belaka, namun lebih dari itu, TNI AD memiliki hubungan biologis dengan rakyat Indonesia karena dilahirkan dari rakyat sehingga senantiasa membela dan memperjuangkan kepentingan rakyat, dan rakyat adalah pendukung dan penguat perjuangan TNI AD dalam setiap tugas yang diemban, katanya.

Ia juga menjelaskan, Sesuai dengan kondisi tersebut, maka peringatan HJK kali ini mengusung tema “Manunggal Dengan Rakyat, TNI AD Kuat,”.

Diakhir acara peringatan HJK, juga dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada Prajurit Korem 152/Babullah yang Berprestasi diantaranya, Sertu Deva Wirathama, Serda Simanjuntak, Koptu Pattipelohy dan Praka La Niha.

Ws. Kapenrem 152/Babullah Kapten Inf Heru Darujito dalam keterangannya menjelaskan, peringatan HJK tahun 2017 ini dilaksanakan secara serentak dan sederhana namun tidak mengurangi nilai-nilai dan rasa syukur bagi kami jajaran TNI Angkatan Darat dalam mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Penrem 152)

Hari Juang Kartika, Danyonif PR 328/Dirgahayu : "Jadikan Refleksi Dan Pengingat Prajurit Untuk Bertingkah Laku"


Cilodong,PK-Komandan Bataliyon Infanteri Para Raider 328/Dirgahayu, Mayor Inf Erwin Iswari S.Sos, M.Tr (Han) mengatakan Peringatan Hari Juang Kartika adalah bentuk penghormatan kepada jasa-jasa para pejuang pendahulu, terutama Panglima Besar Jenderal Soedirman yang dijadikan pedoman bagi prajurit TNI hingga sekarang. 
 
"Salah satunya adalah militansi. Ditengah era globalisasi dan modernisasi seperti sekarang baik dilingkungan asrama maupun diluar asrama, tanpa adanya militansi seorang prajurit akan lupa tentang jati dirinya dalam bertingkah laku dan berbuat" tutur lulusan Akmil 2000 ini saat ditemui di Markasnya, Cilodong, Depok, Jumat (15/12) kemarin. 
 
Menurut dia, Hari Juang Kartika hendaknya dijadikan refleksi dan pengingat bagi prajurit bagaimana bertingkah laku sesuai dengan nilai-nilai luhur perjuangan. 
 
"Bisa dilakukan dengan mempertahankan pembinaan teradisi korps, hal ini penting untuk menumbuhkan jiwa korsa prajurit" imbuh pria kelahiran Palembang 37 tahun lalu ini. Dengan upaya itu, lanjut dia, kebanggan pada satuan, jiwa korsa sesama prajurit, dan yang paling penting timbul rasa kebersamaan antara komandan dan bawahan dapat terus terbina. "Dengan kekompakan itu jiwa militansi tetap terpelihara dan keberhasilan tugas-tugas yang diemban dapat diraih" pungkas Danyonif PR 328/Dirgahayu.(AD)

.

Tentara bukan merupakan suatu golongan di luar masyarakat, bukan suatu kasta yang berdiri di atas masyarakat. Tentara tidak lain dan tidak lebih dari salah satu bagian masyarakat yang mempunyai kewajiban tertentu.

.

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando