KAMI TENTARA REPUBLIK INDONESIA AKAN TIMBUL & TENGGELAM BERSAMA NEGARA

KAMI TENTARA REPUBLIK INDONESIA AKAN TIMBUL & TENGGELAM BERSAMA NEGARA
Home » » Minat Jadi Tamtama TNI AU Di Lanud Adisutjipto Tinggi

Minat Jadi Tamtama TNI AU Di Lanud Adisutjipto Tinggi

Written By portal komando on 16 Mei 2017 | 8:30 AM

 
 
 
 
 
Foto : Salah satu casis tamtama, saat mendapatakan  tes full up untuk diulang, pada acara Pantukirda, Senin, 15/5.

PK,.YOGYAKARTA,.Minat pemuda untuk berkarir sebagai prajurit TNI AU tinggi. Terbukti setiap ada penerimaan prajurit, baik tamtama, bintara dan perwira selalu kebanjiran pendaftar. Hal itu, juga terjadi saat penerimaan calon siswa (Casis) tamtama di Lanud Adisutjipto Yogyakarta tahun 2017. Data Lanud setempat jumlah pendaftar mencapai 400 an orang.
 
Mereka adalan lulusan SMA dan SMK yang berasal dari DIY dan Jawa Tengah.
 
Padahal kuota casis tamtama melalui Lanud Adisutjipto Yogyakarta tidak lebih dari 87 orang. Sehingga untuk memenuhi kuota tersebut harus melalui seleksi ketat. Apalagi menjadi prajurit, bukan hanya dituntut memiliki jasmani dan rohani yang kuat, namun juga kecerdasan. Karena itu, sebelum menentukan peserta untuk mengikuti seleksi tingkat pusat terlebih dahulu harus mengikuti berbagai tahap seleksi, mulai jasmani, psikologi, kesehatan, penelitian personel dan adminsitrasi.

Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Novyan Samyoga menegaskan mereka yang lolos pantukhirda harus mempersiapkan diri sebaik mungkin, untuk seleksi selanjutnya. Apalagi TNI AU hanya akan menerima prajurit dengan kualifikasi terbaik. Termasuk tidak mempercayai oknum dan siapapun yang mengaku dapat menjamin diterima menjadi prajurit TNI AU serta bertindak tidak jujur, baik itu dari seleksi administrasi sampai tahap akhir.
 
“Hal ini perlu saya sampaikan, karena sekali lagi TNI AU hanya membutuhkan personel yang telah digariskan dan kami tidak akan mau mengambil resiko yang terjadi karena kekurangmampuan prajurit,”tandasnya.
Kepala penerangan dan perpustakaan (Kapentak) Lanud Adisutjipto Mayor Sus Giyanto mengatakan untuk diterima menjadi prajurit TNI AU, para pendaftar harus mengikuti berbagai tahapan tes seleksi, meliputi
pemeriksaan administrasi, kesehatan I dan II, jasmani, penelitian personel tertulis, wawancara, psikologi dan screening POM.
 
“Hasil dari berbagai tahap seleksi tersebut, untuk menentukan berapa jumlah pendaftar yang berhak untuk mengikuti sidang penentuan akhir tingkat daerah (Pantukhirda),” terang Giyanto di sela-sela penentuan akhir daerah (pantukhirda) di lanud Adisutjipto, kemarin.
 
Giyanto menjelaskan sidang pantukhirda ini guna menjaring calon prajurit TNI AU yang sehat jasmani dan rohani. Untuk itu dalam sidang pantukhirda, bukan hanya melakukan pemeriksaan dan penilaian atas seluruh hasil tes para casis selama mengikuti ujian penyaringan, namun juga mengecek fisik mereka. Sehingga seleksi ini cukup ketat.
 
“Dari 400 an pendaftar di Lanud Adisutjipto setelah melalui berbagai tahap terpilih 119 pendaftar yang mengikuti Pantukhirda. Dari jumlah ini akan disaring 87 pendaftrar untuk mengikuti seleksi tingkat pusat di Lanud Adisumarmo, Solo,” paparnya.
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando