PERTAHANAN DAN KEAMANAN

PERTAHANAN DAN KEAMANAN
Home » » Rakornis TMMD Ke-99 TA 2017, TNI Canangkan Gerakan Masyarakat Membangun Satu Juta Jamban untuk Keluarga Indonesia

Rakornis TMMD Ke-99 TA 2017, TNI Canangkan Gerakan Masyarakat Membangun Satu Juta Jamban untuk Keluarga Indonesia

Written By portal komando on 16 Mei 2017 | 10:54 AM


PK,.JAKARTA,.Mengusung tema "Dengan Semangat Kemanunggalan TNI Dan Rakyat Kita Percepat Pembangunan Di Daerah Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Dalam Rangka Menjaga Keutuhan Wilayah NKRI", Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TMMD Ke-99 TA 2017 TNI AD dan Kementerian Kesehatan RI dilaksanakan di Balai Sudirman, Jakarta, Selasa (16/5). 
 
Dihadiri Kepala Staf TNI AD, Para Asiten Kasad, Menteri Kesehatan RI, Bupati/Walikota penyelenggara TMMD ke 99, Bappeda Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kepala Badan PMD serta para Kepala Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Kasad, Jenderal TNI Moelyono mengatakan TMMD merupakan program terpadu lintas sektor antara TNI dan kementerian/lembaga baik pemerintah (pusat/daerah) maupun non-pemerintah yang dilaksanakan bersama masyarakat guna meningkatkan akselerasi pembangunan perdesaan, khususnya di daerah tertinggal, terisolasi, perbatasan, daerah kumuh perkotaan, serta daerah rawan/terdampak bencana. "Kegiatan TMMD selalu mendapatkan perhatian dan atensi dari Pemerintah Pusat serta senantiasa bersinergi dengan Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian" kata Kasad dalam sambutan pembukaan Rakornis.
 
Diungkapkan Kasad, pada Program TMMD ke-99 TA. 2017 ini, Tentara Nasional Indonesia bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI dan melibatkan Bappeda Provinsi, serta Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BMPD) Provinsi di seluruh wilayah Indonesia serta Pemerintah Daerah/Pemerintah Kabupaten/ Kota.
 
"TMMD tahun ini merupakan perwujudan dari sinergitas program TNI dengan program Kemenkes RI, terkait dengan penanganan berbagai permasalahan kesehatan yang saat ini berkembang ditengah masyarakat. Hal tersebut merupakan implementasi dari komitmen TNI untuk ikut membangun Bangsa dan Negara bersama komponen Bangsa lainnya" imbuhnya. 
 
Tujuan Rakornis TMMD sendiri Kasad menjelaskan adalah untuk menyamakan visi, misi dan persepsi, serta arah kebijakan dalam mewujudkan kesiapan penyelenggaraan TMMD yang akan datang. "Selanjutnya, pada pelaksanaan di lapangan akan merumuskan hal-hal teknis terkait dengan pelaksanaan sesuai kondisi di wilayah masing-masing" tukas Moelyono. 
 
Menurutnya, kemajuan yang dialami Bangsa Indonesia saat ini, belum sepenuhnya diimbangi dengan peningkatan kesehatan masyarakat. "Di setiap daerah, masih banyak ditemui berbagai permasalahan kesehatan khususnya yang disebabkan karena buruknya sanitasi yang ada di masyarakat, sehingga teridentifikasi berbagai jenis penyakit menular yang disebabkan oleh permasalahan sanitasi tersebut" ujar Kasad.
 
Dikatakan Kasad, sesuai data yang ada ± 24 juta KK di Indonesia belum memiliki sanitasi yang baik. "Hal ini dikarenakan persoalan kemiskinan, keterpencilan dan ketidaktahuan pentingnya masalah kesehatan" tegasnya. Untuk membantu mengurangi atau mengatasi permasalahan kesehatan tersebut, kata Kasad, TNI telah mencanangkan suatu Gerakan Masyarakat Membangun Satu Juta Jamban untuk Keluarga Indonesia yang disingkat GEMA SANG JUARA. Hal ini sejalan dengan program pemerintah bahwa pada tahun 2019 tidak ada lagi Masyarakat Indonesia yang Buang Air Besar (BAB) sembarangan.

"Selain itu TNI juga melaksanakan kerjasama dengan Kementerian Kesehatan berupa Bakti Sosial kesehatan di daerah perbatasan, daerah terpencil dan di daerah kepulauan" ujarnya. Dipaparkan Kasad, rencana program yang akan datang TNI bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan akan melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang perubahan perilaku masyarakat dengan kegiatan antara lain :

Melaksanakan pelatihan kepada 65 orang Babinsa Pada minggu ke-3 bulan Mei 2017 sebagai tenaga penyuluh kesehatan masyarakat terutama masalah sanitasi.

Program TA 2018 direncanakan akan melaksanakan pelatihan kepada 3.520 Babinsa yang merupakan perwakilan setiap Koramil untuk dijadikan sebagai tenaga penyuluh kesehatan.

"TNI AD memandang bahwa pembinaan terhadap masyarakat pedesaan, perbatasan/ pulau-pulau kecil terluar dan kumuh, daerah terpencil/terisolir, sangat penting dalam membangun ketahanan wilayah yang tangguh guna memperkokoh persatuan dan kesatuan Bangsa" pungkas Kasad. (AD)
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando