Home » » Hari Ke 2 Silaturahmi Forkopimda Jember Dengan Guru Ngaji Diwilayah Jember Bagian Timur, Dandim 0824 Ajak Guru Ngaji Teladani Sosok Panglima Besar Jenderal Sudirman.

Hari Ke 2 Silaturahmi Forkopimda Jember Dengan Guru Ngaji Diwilayah Jember Bagian Timur, Dandim 0824 Ajak Guru Ngaji Teladani Sosok Panglima Besar Jenderal Sudirman.

Written By portal komando on 18 Jun 2017 | 4:20 PM



PK,.Jember. Pada Minggu 18/06/2017 Pukul 09,00 Wib Silaturahmi Forkopimda Jember Dengan Guru Ngaji dilaksanakan di wilayah Jember Bagian Timur, ketempatan sebagai lokasi pertama adalan Pondok Pesantren Madinatul Ulum Dsn Jatirejo Ds Cangkring Kec Jenggawah Kab Jember dengan dihadiri para Guru Ngaji dari wilayah Kecamatan Jenggawah, Kec, Silo, Kec mayang, Kec. Mumbulsari, Kec Tempurejo dan Kec Pakusari,

Pejabat yang hadir diantaranya Bupati Jember dr, Hj, Faida, MMR, Wakil Bupati drs, A Muqid Arif, Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto, Kajari Jember Ponco Hartanto,Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, Kepala Dinas Pendidikan Bambang Suhartono, KH Lutfi Ahmad pengasuh Ponpes Madinatul Ulum, Pimpinn BRI Jember, Muspika Kec jenggawah Para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Kegiatan tersebut sebagai lanjutan dari road show Bupati Bersama Forkopimda yang ingin bersilaturahmi dengan para guru ngaji sekaligus menyerahkan intensif kepada Guru Ngaji sebesar Rp. 1.200.000 per orang, yang merupakan program pemerintah Kabupaten Jember bekerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia.

Lokasi selanjutnya dihari yang sama Pukul 13,00 Wib ditempatkan di Pondok Pesantren Nurul Qurnain Ds Baletbaru Kec Sukowono, hadir ditempat tersebut Guru Ngaji dari Kec Sukowono, Kec Sumberjambe, Kec Ledokombo, Kec Kalisat, Kec Arjasa dan Kec Jelbuk.

Pada kesempatan dimasing-masing tempat acara tersebut Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto yang diberikan waktu pertama memberikan sambutannya mengajak Guru Ngaji untuk mengisi Kemerdekaan ini dengan mendidik adik-adik generasi penerus bangsa tentang agama dan lebih mencintai NKRI, Guru Ngaji hendaknya mencontoh sosok Panglima Besar Jenderal Sudirman kerena beliau juga merupakan Guru Ngaji.

Lebih Lanjut Letkol Inf Rudianto meghimbau agar Guru Ngaji mampu menjadi tauladan bagi santri yang diajarinya, didiklah santri-santri tersebut dengan ahklak dn budi pekerti yang baik, karena bangsa ini akan menjadi baik kalau akhlak generasinya baik, untuk itu ditangan Guru Ngaji akan terwujud generasi bangsa yang berahklak mulia, ajarkan para santri wawasan kebangsaan agar lebih menghormati akan adanya kebhinekaan Bangsa Indonesia.

Sambutan berikutnya Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo yang menyampaikan bahwa hasil Operasi Pekat yang telah digelar beberapa waktu yang lalu antara lain menyita dan telah memusnahkan barang bukti berupa minuman keras sebanyak 8.000 botol, 20.000 butir pil koplo dan sejenisnya, 7 kg narkotika dan lain-lain, pada kesempatan tersebut Kusworo Wibowo menyampaikan terima kasih atas bantuan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas Polres Jember.

Selanjutnya Kajari Jember Ponco Hartanto yang memberikan sambutan berikutnya menghimbau agar Guru Ngaji mempedomani buku petunjuk yang syah secara nasional, hati-hati jangan sampai terjadi pemukulan terhadap anak asuhnya serta hendaknya Guru Ngaji tidak hanya menjadi kedok saja.

Sebelum memberikan kata sambutan Bupati jember memberikan secara simbolis intensif kepada Guru Ngaji perwakilan dari masing-masing Kecamatan, selanjutnya dalam sambutannya Bupati jember dr, Hj, Faida, MMR menyampaikan terima kasih kepada segenap pejabat yang mendampingi dalam acara silaturahmi ini, dan disampaikan bahwa intensif ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Daerah Kab jember kepada Guru Ngaji, karena keberadaannya merupakan bagian penting dalam membangun kepribadian generasi bangsa.

Nur Hamid 39 Tahun salah satu Guru Ngaji yang menerima intensif saat kami wawancarai menyampaikan terima kasih kepada Bu Faida selaku Bupati jember yang memperhatikan keberadaan kami para Guru Ngaji, sebenarnya sejak lama kami mengabdi untuk menularkan pengetahuan Ngaji Al Qur’an ini sudah turun temurun dan tidak mengenal agar mendapatkan intensif, tidak ada pamrih lain selain niat beribadah, namun ini karena merupakan inisiatif Pemerintah Daerah, sehingga kami menerimanya dan saya sekali lagi menyampaikan terima kasih yang tak terhingga, dengan intensif ini InsyaAllah kami akan lebih semangat lagi dalam mengasuk adik-adik kami. (sis24)

Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando