PERTAHANAN DAN KEAMANAN

PERTAHANAN DAN KEAMANAN
Home » » Satuan Kapal Amfibi Koarmabar Mengadakan Lomba Baca Puisi

Satuan Kapal Amfibi Koarmabar Mengadakan Lomba Baca Puisi

Written By portal komando on 9 Jun 2017 | 8:42 PM



Lomba Puisi : Prajurit  jajaran Satfibarmabar mengadakan lomba baca puisi dengan "Tema Nasionalisme" pada saat olahraga bersama di halaman Mako Satfibarmabar, Pondok Dayung, Jakarta Utara.
PK,.Jakarta, 9 Juni 2017,- Prajurit jajaran Satuan Kapal Amfibi Komando Armada RI Kawasan Barat (Satfibarmabar) mengadakan lomba baca puisi dengan "Tema Nasionalisme" pada saat olahraga bersama di halaman Mako Satfibarmabar, Pondok Dayung, Jakarta Utara.

Dansatfibarmabar Kolonel Laut (P) Heri Widodo, S.A.P. dalam sambutannya mengatakan bahwa lomba puisi tersebut dilaksanakan dalam rangka pembinaan personel untuk meningkatkan rasa nasionalisme seluruh prajurit jajaran Satfibarmabar ditengah kondisi bangsa Indonesia yang sedang diterpa berbagai isu kebangsaan. Selain itu kegiatan tersebut juga dalam rangka menunjukkan semangat, kreatifitas dan dedikasi seluruh prajurit Satfibarmabar walaupun sedang menjalankan ibadah puasa.

Kegiatan lomba baca puisi diikuti oleh prajurit dari Staf Satfibarmabar dan unsur yang berada di Jakarta yaitu KRI Teluk Gilimanuk-531, KRI Teluk Celukan Bawang-532 dan KRI Teluk Cirebon-543. Dalam perlombaan tersebut penilaian dilaksanakan oleh para Komandan KRI dan hasil akhir lomba puisi tersebut dimenangkan oleh Kld Nav Juharman dari KRI Teluk Cirebon-543 yang membawakan puisi dengan judul "Surat Untuk Pahlawan", yang menceritakan tentang rasa keprihatinan anak bangsa dengan kondisi bangsa Indonesia saat ini yang cenderung melupakan rasa nasionalisme. Beberapa bait puisi berbunyi,

Teruntuk para pahlawan yang kini terbaring bisu.
Dengarkanlah kata hati dari anak negeri yang kau perjuangkan.
 

Anak negri yang masih mengenang akan tetes darah yang kau korbankan.
Saat ini kami telah merdeka dari penjajah.
 

Namun kami belum merdeka dari bangsa kami sendiri.
Kami sangat merindukan zamanmu wahai pahlawan.
 

Kalian bersatu padu demi tujuan mulia.
Sedangkan kami disini banyak terpecah belah.
 

Paham-paham yg ada telah merusak jiwa nasionalisme serta kebhinekaan.
Pesan terakhirku untuk kalian wahai pahlawan.
Istirahatlah dengan tenang.
 

Giliran kami berjuang demi kemerdekaan. Menyebarkan cahaya di pulau-pulau yang terjebak kegelapan.
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando