Home » » Sosialisasi Program Transmigrasi di Kodim 0731 Kulon Progo.

Sosialisasi Program Transmigrasi di Kodim 0731 Kulon Progo.

Written By portal komando on 14 Jun 2017 | 2:36 PM

PK,.Yogya Barat. Bertempat di Aula Makodim 0731 Kulon Progo,Selasa (13/06/17) pagi, telah dilangsungkan Sosialisasi Program Transmigrasi Personel Angkatan Darat Tahun Anggaran 2017.

Sosialisasi ini di ikuti kurang lebih 85 anggota Kodim 0731. Di ikuti oleh para Pasi, Danramil dan seluruh Personel Kodim 0731, baik itu Militer atau ASN yang sedang tidak Dinas Dalam.

Sosialisasi di sampaikan oleh ASN Ety Maryati dari Dirajenad Mabesad, dibawah pimpinan Letkol Caj Letkol Caj Taufik M (Dirajenad Mabesad). Dandim 0731 Kulon Progo Letkol Arm Teguh Tri Prihanto yang hadir pada sesi acara ini, berterima kasih.
 
Dengan adanya sosialisasi ini berharap bisa dijadikan momen untuk menggali ilmu."Program transmigrasi ini sangat baik bagi anggota, dengan pertimbangan kalau di sini tidak berkembang kenapa tidak kita ambil peluang atau kesempatan ini, untuk itu ikuti, pahami dan perhatikan dengan seksama apa yang nanti akan dipaparkan oleh narasumber" Jelas Dandim 0731.
 
Untuk anggota Kodim 0731/Kulon Progo sendiri, sudah ada 2 orang yang mengikuti transmigrasi pada periode sebelumnya yaitu Serka Sukiman dan Serda Suprihana.


Letkol Caj Taufik, selaku pimpinan pada sosialisasi ini memberikan penjelasan awal, untuk Propinsi DIY ada alokasi transmigrasi sebanyak 48 KK dan Kulon Progo sebanyak 13 KK. Program ini kerjasama antara TNI-AD dan Kementerian Desa Tertinggal dengan perbandingan yaitu 10 orang sipil di harapkan 1 anggota AD sebagai Motifator. Dengan lokasi penyebaran antara lain di Lahat, Ogan Komering Ilir, Gorontalo, Kolaka Timur, Muna Barat, Mamasa, Morowali, Bulungan, Konawe, Takalar, Polewali Mandar.
 
"Saya berharap ada personel Kodim 0731/Kulon Progo yang berminat untuk ikut program transmigrasi ini" Kata Letkol Caj Taufik.
 
Selanjutnya penyampaian makalah dan pengarahan lebih lanjut disampaikan oleh ASN Ety Maryatih.Lahan yang disediakan dan diberikan untuk masing masing KK pada peserta Transmigrsi adalah 2 hektar.Serta jatah hidup (Jadup 4 juta dan jatah-jatah lainnya)."Untuk Lahan bisa dikerjakan sendiri atau mempekerjakan orang lain 'itu monggo' namun yang penting dari lahan yang telah dibagikan jangan ditelantarkan, atau bahkan mengalihkan hak, wah jangan itu" jelas ASN Ety Maryatih.
 
Kategori meninggalkan lahan itu, menelantarkan lokasi atau meninggalkan lokasi selama 2 bulan berturut turut.

Bagi anggota yang menjelang 5 tahun pensiun sebenarnya memberikan solusi kepada anggota yang menjelang pensiun, yaitu investasi di masa tua dan warisan untuk anak cucu kita dengan cara mengikuti program transmigrasi. Karena Setelah 2 tahun tanah seluas 2 hektar akan menjadi hak milik, tentu saja yang ditempati, dirawat dan digarap agar berproduksi.

Peserta Transmigrasi, sebelum berangkat akan mendapat pelatihan pertanian, perkebunan dan lain lain. Selain mendapat lahan 2 ha beserta rumah, juga menerima jadup 4 juta dari Kasad dan peralatan dapur, pertanian dan pertukangan
 
Sedangkan kewajiban peserta transmigrasi :
- Menetap di lokasi pemukiman
- Menjaga asset dan harus rajin usaha dan bekerja
- Jaga kerukunan dan hormati adat istiadat, patuhi dan laksanakan ketentuan ketransmigrasian.
" Program Transmigrasi ini yang dibutuhkan adalah yang berminat yang tinggi, kemauan kerja keras, semangat dan mimpi untuk merubah kehidupan menjadi lebih baik, agar memiliki asset yang bisa diwariskan pada anak cucu" Tutup ASN Ety Maryatih. (NSR).
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando