PERTAHANAN DAN KEAMANAN

PERTAHANAN DAN KEAMANAN
Home » » *Dikunjungi Dansatgas, Mbah Sarjiyem Peluk Erat Letkol Agus*

*Dikunjungi Dansatgas, Mbah Sarjiyem Peluk Erat Letkol Agus*

Written By portal komando on 16 Jul 2017 | 3:47 PM

BANTUL,.Komandan Kodim (Dandim) 0729/Bantul sekaligus Komandan Satuan Penugasan (Dansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-99 , Letkol Inf Agus Widianto, Sabtu (15/7) pagi turun ke lokasi TMMD reguler di Dusun Kajor untuk mengecek langsung kegiatan fisik sasaran program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), salah satunya rumah milik Mbah Sarjiyem (70).

Kunjungan Dandim 0729/Bantul ke lokasi RTLH bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tanggung jawab anggotanya atas beban tugas yang diberikan oleh Negara. Selain itu untuk memastikan secara langsung program RTLH apakah sudah tepat sasaran dan bisa bermanfaat bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Pelaksanaan RTLH yang dilaksanakan pada pragram TMMD reguler ini ditargetkan sebelum pelaksanaan TMMD rampung harap sudah selesai pengerjaanya.

Disela-sela mengecek rumah Mbah Sarjiyem yang tengah direhab oleh prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Penugasan (Satgas) TMMD reguler Kodim Bantul, yaitu prajurit dari satuan Tempur (Satpur) Armed, Kodim Bantul, Lanal dan Lanud itu, tiba-tiba sang pemilik rumah datang usai bekerja memecah batu. Letkol Agus pun menyambutnya dan menyalami Mbah Sarjiyem. Ketika sejumlah prajurit memberitahu Mbah Sarjiyem bahwa Letkol Agus adalah komandannya, spontan Mbah Sarjiyem memeluk erat Letkol Agus seakan enggan melepaskan. Mata Mbah Sarjiyem berkaca-kaca. Dandim Bantul pun memapah mbah Sarjiyem untuk duduk bersama.

“Maturnuwun bapak tentara nggih, panjenengan sampun kerso mbangun griyo gedhek kulo. Kulo tiyang mboten nggadah, bade ndandhosi mboten woten arto. Sakmeniko wonten bapak-bapak tentara ingkang mbiyantu, mugi-mugi Gusti Alloh paring balesan kagem panjenengan bapak-bapak tentara sedoyo...(Terimakasih bapak tentara ya, anda sudah mau membangun rumah bambu saya. Saya orang miskin, mau memperbaiki rumah tapi nggak punya uang.Sekarang ada bapak-bapak tentara yang membantu, semoga Tuhan YME memberikan balasan (Pahala) buat bapak-bapak tentara semuanya,” ucap Mbah Sarjiyem lirih kepada Letkol Agus yang duduk disampingnya.

Tak kalah harunya, Dandim Bantul inipun nyaris tak mampu menahan air matanya. Dihadapannya duduk perempuan yang berangkat uzur dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Selama bertahun-tahun hidup dan tinggal dalam rumah gubuknya yang reyot, kumuh dan tidak sehat. Letkol Agus pun merapatkan duduknya, mengelus pundak Mbah Sarjiyem.

“Inggih mbah, mugi-mugi sak mangke ndhalem panjenengan sak bibaripun dipun rehab dhados nggriyo ingkang sehat, bersih. Panjenengan saget sare ingkang sae, mboten kademen, mbotenbocor malih...(iya mbah, semoga setelah nanti rumahnya selesai direhab bias menjadi rumah tempat tinggal yang sehat, bersih. Mbah Sarjiyem bisa tidur nyenyak, tidak kedinginan, tidak bocor lagi ...),” jawab Dandim Bantul.

Perbincangan Letkol Agus dan Mbah Sarjiyem menjadi pemandangan menarik dan mampu mengundang simpati prajurit Satgas TMMD serta masyarakat yang tinggal bertetangga dengan Mbah Sarjiyem. Ketika Dandm Bantul ini mohon pamit, Mbah Ginem kembali memeluk erat, Letkol Agus pun mendekapnya, bak sosok ibu yang memeluk anaknya.
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando