PERTAHANAN DAN KEAMANAN

PERTAHANAN DAN KEAMANAN
Home » » Kunjungan Kerja Tim Sergab Dari Mabesad Ke Wilayah Lamongan

Kunjungan Kerja Tim Sergab Dari Mabesad Ke Wilayah Lamongan

Written By portal komando on 29 Jul 2017 | 8:27 AM

Lamongan-, Bertempat di Kab Lamongan pada pukul 10.00 WIB telah di laksanakan Kunjungan Kerja tim serap gabah petani (sergap) dari Mabesad, Adapun tim sergap yang hadir sebagai berikut” Kolonel Inf Edi Saputra Siahaan SIP.MM, Kolonel Inf Ronny, Kolonel Inf Dwi Suryo Atmodjo, yang di pimpin oleh Kolonel Inf Edi Saputra Siahaan S.IP.MM (Tim Sergap Mabesad) dan di Hadiri 250 orang. Kamis (27/07/2017).

Hadir dalam kegiatan ini” Letkol Inf Sutrisno Pujiono S.E.M.M (Dandim 0812 Lamongan), Ir Aris Setiadi, MM (Kadis Tanam Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kab Lamongan), Irsan Nasution, Msi (Kasub Bulog Divre Bojonegoro), Andik Sunarko (Kepala Gudang Bulog Lamongan), Muzakkir (Kepala Gudang Bulog babat), Kapten Arh GN Putu Ardana (Pasi Wanwil Korem 082/CPYJ), Kapten Kav Parman Danramil 0812/21 Kalitengah), Kapten Inf Ach Mansyur (Danramil 0812/18 Brondong), Kapten Inf Sutikno (Danramil 0812/16 Sekaran), Drs Yuli Wahyudiono,MM (Camat Sekaran), Kades Se Kecamatan Sekaran, Poktan dan Gapoktan Ds Besur.

Kolonel Edy Saputra Siahaan mengatakan bahwa kunjungan Tim Sergab Mabesad ke wilayah Lamongan merupakan tindak lanjut dari hasil evaluasi bersama Dirut Bulog, Kementan, Ketahanan Pangan dan Aster KASAD pada tanggal 19 Juli 2017 di Jakarta yang lalu, bahwa hasil pencapaian serapan gabah masih belum mencapai 100 persen.

"Untuk itu, selain mensukseskan program pemerintah bahwa bulog harus mencapai target yang telah di tentukan pemerintah dan juga mensejahterakan petani. Karena pemerintah telah banyak menyalurkan bantuan kepada petani berupa alat pertanian, subsidi pupuk, bibit dan yang lainya," terangnya,

Menurutnya, keterlibatan TNI dalam ketahanan pangan atas dasar MOU Presiden dan Panglima TNI. Yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan di Indonesia dan untuk mencegah mafia yang dapat merugikan pemerintah dan petani.

"Diharapkan kepada Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Bulog dan TNI maupun petani dapat bekerjasama dengan baik. Hal ini untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani," tambahnya. (Penrem 082/CPYJ)
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando