PERTAHANAN DAN KEAMANAN

PERTAHANAN DAN KEAMANAN
Home » » Panglima TNI : Prajurit TNI harus Cerdas Dalam Memilih dan Memilah Berita

Panglima TNI : Prajurit TNI harus Cerdas Dalam Memilih dan Memilah Berita

Written By portal komando on 17 Jul 2017 | 6:14 PM



Keterangan Gambar : Kepala Dinas Komunikasi dan Elektronika TNI AU (Kadiskomlekau) Marsekal Pertama (Masma) TNI Wishnu Sukarjo,M.SC, saat membacakan sambutan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada upacara 17an di Lapangan Apel Mabesau, Cilangkap, Senin (17/7).


PK,.JAKARTA,.Mabesau, Cilangkap (17/7). Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo minta kepada seluruh Prajurit, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan keluarga besar TNI, untuk menghindari penyebaran informasi dan berita bohong (hoax) melalui media sosial, selain menyesatkan, berita hoax juga dapat menyebabkan perpecahan bangsa. Oleh karena itu, setiap prajurit dan ASN TNI harus cerdas, cermat serta pandai memilah dan memilih berita yang positif dan bermanfaat.

“Jangan mudah percaya terhadap berita Hoax, lebih baik percayalah kepada para Komandan Satuan. Prajurit TNI agar memiliki kesadaran tinggi dalam menggunakan media sosial baik pribadi maupun kedinasan” demikian disampaikan Panglima TNI dalam sambutan tertulisnya pada upacara bendera 17-an di Mabesau, Cilangkap Jakarta, yang dibacakan Kepala Dinas Komunikasi dan Elektronika TNI AU (Kadiskomlekau) Marsekal Pertama (Masma) TNI Wishnu Sukarjo,M.SC, Senin (17/7). Upacara yang ditandai dengan pengibaran bendera merah putih itu, diikuti oleh segenap warga Mabesau, baik militer maupun ASN.

Terkait dengan sebaran berita hoax, Panglima TNI berpesan agar prajurit TNI dan keluarga besar TNI lebih membatasi penggunakan handpone, smartpone dan media elektronik lainnya untuk hal-hal yang tidak penting. Menurut panglima TNI, fenomena hoax sekarang juga sudah menjadi wahana operasi jaringan terorisme. Panglima TNI menekankan bahaya terorisme kini sungguh-sungguh nyata, bahkan Indonesia juga menjadi sasaran aksi-aksi terorisme. Untuk itu TNI harus selalu siap dalam menangkal dan pemberantasan terorisme, demi menjaga keamanan serta keselamatan bangsa dan Negara.

Ditambahkan, seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, kini telah muncul kelompok baru yaitu “Cyber Narcoterorism”. Kelompok ini menggunakan dunia maya sebagai wahana untuk mengedarkan dan menyalah gunakan narkotika yang hasilnya digunakan untuk membiayai kegiatan terorisme.

“Saya ingatkan, kejahatan lintas negara ini akan menjadi ancaman serius dan sangat berbahaya bagi bangsa Indonesia.”,tegas Panglima TNI.

Untuk itu, lanjutnya kepada seluruh jajaran TNI, komando kewilayahan, khususnya aparat intelijen harus terus memantau, mendeteksi gerakan-gerakan kelompok ini. Kepada seluruh prajurit dan ASN TNI agar membentengi diri untuk tidak terlibat dalam kejahatan narkoba, serta bangun terus kerjasama dengan aparat terkait lainnya untuk menangkal aksi terorisme dan radikalisme.


Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando