KAMI TENTARA REPUBLIK INDONESIA AKAN TIMBUL & TENGGELAM BERSAMA NEGARA

KAMI TENTARA REPUBLIK INDONESIA AKAN TIMBUL & TENGGELAM BERSAMA NEGARA
Home » » *Tanpa Ganti Rugi, Warga Kajor Tetap Relakan Tanah Untuk TMMD Reguler*

*Tanpa Ganti Rugi, Warga Kajor Tetap Relakan Tanah Untuk TMMD Reguler*

Written By portal komando on 14 Jul 2017 | 7:43 PM

BANTUL,.Warga Dusun Kajor dan Nawungan sadar betul pentingnya akses jalan bagi perubahan perekonomian mereka. Kesadaran itu pula yang mendorong mereka merelakan tanahnya digunakan untuk melebarkan akses jalan setapak yang ada di kawasan tersebut.

Slamet, 45, warga Kajor Wetan misalnya, mengikhlaskan 100 meter tanahnya dikeruk backhoe demi pelebaran jalan. Ia mengaku tanah 100 meter yang dilepas tidak ada artinya dibanding kemudahan-kemudahan yang akan didapat anak cucunya kelak.

“Biar mudah. Tadinya jalan setapak hanya bisa dilalui dengan jalan kaki. Biar nanti anak cucu lebih muda ke ladang, atau mengangkut hasil panen,” ucap Slamet, Kamis (15/6).

Bapak empat anak dan lima cucu ini menjelaskan, sejak awal tidak ada pembicaraan ganti rugi untuk pelepasan tanahnya yang digunakan program TMMD Reguler ke-99 Kodim Bantul. Meski begitu, ia memastikan sepenuhnya sadar saat memutuskan merelakan tanah untuk kepentingan orang banyak.

Apalagi, kata dia, warga lain di daerahnya juga sependapat. Mereka sepakat mengikhlaskan beberapa bagian tanahnya untuk program TMMD Reguler. “Warga malah senang karena jalan semakin lebar, nanti semakin mudah dilewati. Tidak repot lagi seperti sekarang,” katanya.

Ia menambahkan, bagi warga yang merelakan tanahnya akan dibantu proses sertifikasi tanah melalui program prona. Menurutnya, failitasi itu sangat membantu karena tanah yang dimilikinya belum bersertifik. Demikian pula dengan tanah warga lain yang sebagian besar belum bersertifikat. “Katanya dibantu difasilitasi desa untuk sertifikasinya. Tidak masalah,” tegasnya.

Senada diungkap Muji Wiyono, 80, juga warga Kajor Wetan. Seperti Slamet, 100 meter tanahnya terkena dampak program TMMD. Namun ia juga ikhlas meski tanpa ada ganti rugi. “Tidak apa-apa, saya ikhlas,” terangnya.

Progam fisik TMMD menggarap akses jalan sepanjang 2,1 kilometer dengan lebar enam meter. Saat ini, akses jalan sudah terbuka dan sudah dapat dilalui roda empat.
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando