PERTAHANAN DAN KEAMANAN

PERTAHANAN DAN KEAMANAN
Home » » Tim EFQR Lanal Nunukan Tangkap Perahu Jongkong Bawa Daging Illegal Dari Tawau Malaysia

Tim EFQR Lanal Nunukan Tangkap Perahu Jongkong Bawa Daging Illegal Dari Tawau Malaysia

Written By portal komando on 2 Agt 2017 | 6:28 PM


PK,.TARAKAN, Rabu (02/08) Penegakan hukum di laut sudah menjadi tugas dan tanggung jawab TNI AL, dan sangat banyak jenis pelanggaran-pelanggaran yang terjadi di wilayah laut khususnya yang berada di wilayah perbatasan antar negara. Pelanggaran yang sering terjadi saat ini adalah penyelundupan barang illegal bahkan penyelundupan manusia.

Dengan maraknya pelangaran yang terjadi maka aparat penegak hukum di laut khususnya TNI AL yang menjaga wilayah laut perbatasan lebih meningkatkan lagi intensitas patroli di laut, serta mengadakan penambahan jumlah unsur patroli laut.

Kemaren (31/07) Patkamla Sei Ular yang berada dibawah kendali Lanal Nunukan melaksanakan patroli rutin di wilayah perairan nunukan. Tepat pada pukul 22.00 Wita Patkamla Sei Ular mencegat perahu jenis jongkong dari arah perairan Kayu mati Malaysia menuju perairan Nunukan pada koordinat 04°.09'.422" N. 117°.38'.522" E, setelah perahu berhenti TIM EFQR yang berpatroli menggunakan Patkamla Sei Ular langsung mengadakan pemeriksaan terhadap perahu tersebut. Pada saat pemeriksaan awal, diketahui motoris dan pembantu motoris tidak mempunyai indentitas, berikut perahu dan barang-barang muatannya sehingga perahu dikawal menuju ke Eksposal.

Komandan Lanal Nunukan Letkol Laut (P) Ari Aryono, SE. menyampaikan bahwa dalam pemeriksaan lanjutan di Eksposal, diketahui motoris bernama Saparudin (lahir di Pulau Walesbay Malaysia, thn 1978), dan pendamping motoris bernama Fadli (lahir di Pulau Walesbay Malaysia, thn 1979), keduanya berprofesi sebagai calo Perahu di Walesbay Malaysia dengan perahu jongkong bermesin 40 PK (2 unit), panjang 11,5 M yang terbuat dari kayu. Selesai pemeriksaan lanjutan pada hari Selasa (01/08) pukul 01.30 Wita motoris dan pendamping motoris diamankan dibawa ke Mako Lanal Nunukan.

Lebih lanjut Komandan Lanal Nunukan menjelaskan bahwa telah dilaksanakan pemeriksaan barang campuran menggunakan mesin xray bersama petugas Bea Cukai di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, dengan hasil pemeriksaan tidak ditemukan barang terlarang seperti narkoba, senpi/barang berbahaya lain yang diselundupkan dari Malaysia ke Indonesia. Sementara dugaan pelanggaran yang dilakukan adalah :

1. UU RI Nomor 6 tahun 2011, Pasal 133 tentang Keimigrasian

2. UU RI Nomor 16 tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan tumbuhan dengan kurungan 3 tahun dan denda 150 juta.

Selanjutnya pada pukul 18.20 Wita (01/08), bertempat di kantor Balai Karantina Pertanian Kelas II Tarakan Wilker Nunukan, Jl. Pelabuhan Baru Nunukan telah dilaksanakan penyerahan barang bukti berupa daging alana dan barang basah campuran, diterima oleh drh. Sapto Hudaya sebagai penanggung jawab Kantor Balai Karantina Nunukan. Rencananya pada hari Rabu (02/08) akan di serahkan motoris dan pembantu motoris kepada kantor Imigrasi Nunukan untuk menjalankan proses hukum lebih lanjut.


Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando