KAMI TENTARA REPUBLIK INDONESIA AKAN TIMBUL & TENGGELAM BERSAMA NEGARA

KAMI TENTARA REPUBLIK INDONESIA AKAN TIMBUL & TENGGELAM BERSAMA NEGARA
Home » » TIM Intel Dan Pomal Bekuk Pelaku Pemalakan Dan Pengeroyokan Terhadap Prajurit Lantamal XI Dalam Waktu Singkat

TIM Intel Dan Pomal Bekuk Pelaku Pemalakan Dan Pengeroyokan Terhadap Prajurit Lantamal XI Dalam Waktu Singkat

Written By portal komando on 29 Agt 2017 | 3:19 PM


PK,.MERAUKE,.Berkat kesigapan dan kerjasama yang baik antara Gabungan Personel Tim Intel dan Pomal Lantamal XI berhasil membekuk salah satu dari empat pelaku pemalakan yang menimpa korban Sertu Pom Adam Valentino Al-Fitrah Noval di Jalan Ermasu Merauke. (Senin, 28/08/2017).

Komandan Pomal Lantamal XI Letkol Laut (PM) Hotmatua, S.H., M.H., saat memaparkan kronologis kejadian dihadapan insan pers mengungkapkan bahwa kejadian berawal pada hari Senin pukul 23.30 WIT, saat korban menuju ke Jalan Ermasu Merauke untuk menemui temannya dengan mengendarai sepeda motor seorang diri, ditengah perjalanan korban dicegat oleh empat orang dalam keadaan mabuk berat dan berusaha menghentikan motor korban, namun korban berusaha menerobos sambil membunyikan kode klakson agar pelaku menghindar akan tetapi keempat pelaku tidak memperdulikan tindakan korban dan terus menghalangi sehingga korban menghentikan motornya dipinggir jalan, tiba-tiba korban langsung ditendang dan terjadi pengeroyokan dalam keadaan tidak seimbang sehingga korban terjatuh dan dipukul dengan benda tumpul dibagian kepala sehingga mengakibatkan luka 1,5 cm dengan 3 jahitan.

Saat peristiwa terjadi banyak masyarakat yang melihat namun tidak berani membantu, korban kemudian melapor ke Kantor Pomal Lantamal XI untuk ditindaklanjuti sedangkan korban dibawah ke Rumkit Lantamal XI untuk mendapatkan perawatan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Gabungan yang terdiri dari Pomal, Tim Intel Lantamal XI dan Intel Yonmarhanlan XI bergerak cepat melakukan pencarian dan penyisiran disekitar tempat kejadian perkara dan berhasil menangkap salah satu korban yang sedang sembunyi di kolong rumah warga di Kampung Mappi atas nama Yustinus dan ditemukan barang bukti berupa tas ransel berisi laptop dan dompet namun isinya sudah hilang sedangkan handphone berhasil dibawa oleh pelaku lainnya.

Pelaku kemudian dibawa ke Kantor Pomal Lantamal XI untuk dimintai keterangan namun karena pelaku dalam pengaruh minuman keras sehingga mempersulit untuk mengembangkan informasi dan memperoleh informasi lebih lanjut, sehingga Tim melakukan pelacakan melalui signal handphone dan ditemukan titik koordinat di sekitar Jalan Radio Merauke, saat Tim melakukan pencarian dan pengembangan ditemukan salah seorang yang mencurigakan sedang nongkrong di teras rumah teman perempuannya Agnes, saat Tim mencoba menghubungi handpone tersebut dan melakukan penggeledahan ditemukan dalam lemari pakaian Agnes dalam kondisi getar namun pelaku berhasil meloloskan diri. Sehingga Agnes ikut dibawa ke Kantor Pomal Lantamal XI untuk dimintai keterangan lebih lanjut karena ikut serta membantu dan merahasikan keberadaan pelaku.

Pada hari selasa pukul 04.00 WIT, kedua pelaku atas nama Yustinus dan Agnes diserahkan ke Polres Merauke untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku dan untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut agar ketiga pelaku lainnya dapat segera tertangkap. Kami menyerahkan kasus ini kepada pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Merauke untuk diproses hukum sampai dengan Pengadilan karena selama ini sudah terjalin kerjasama dengan baik.

Sementara itu, Pjs. Dantim Intel Lantamal XI Mayor Laut (E) Arsyam Wahid, S.T., M.Tr.Hanla sesaat setelah menerima laporan kejadian pemalakan dan pengeroyokan tersebut langsung memerintahkan anggotanya untuk bergerak cepat melakukan penyisiran dan pengejaran untuk mempersempit ruang gerak pelaku agar pelaku segera tertangkap.

Berkat kerjasama yang baik Tim Intel dan Pomal Lantamal XI berhasil menangkap salah satu pelaku pemalakan dan pengeroyokan terhadap Sertu Pom Adam Valentino Al-Fitrah Noval satu jam setelah kejadian berlangsung. Kami memberikan apresiasi kepada Tim Gabungan Pomal, Tim Intel Lantamal XI dan Intel Yonmarhanlan XI dalam mengungkap dan melakukan penangkapan terhadap pelaku dalam waktu yang singkat.

Kasus pemalakan dan penjambretan yang berujung penganiayaan akibat ulah orang mabuk pengaruh minuman beralkohol di Merauke sangat tinggi jumlahnya bahkan hampir setiap malam kita mendapatkan orang mabuk dipinggir jalan yang menganggu ketertiban dan keselamatan pengguna jalan. Seharusnya Pemda Merauke melakukan razia orang mabuk secara intensif bekerjasama dengan aparat keamanan setempat sehingga situasi Kota Merauke dalam keadaan aman dan damai. (Dispen11).
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando