KAMI TENTARA REPUBLIK INDONESIA AKAN TIMBUL & TENGGELAM BERSAMA NEGARA

KAMI TENTARA REPUBLIK INDONESIA AKAN TIMBUL & TENGGELAM BERSAMA NEGARA
Home » » Akademi Angkatan Laut Peringati Hari Jadi Ke-72 TNI AL

Akademi Angkatan Laut Peringati Hari Jadi Ke-72 TNI AL

Written By portal komando on 11 Sep 2017 | 10:53 AM


PK,.Surabaya, 11 September 2017,- Hari Jadi TNI Angkatan Laut yang diperingati setiap tanggal 10 September, pada tahun 2017 ini secara serentak diperingati dalam upacara militer di satuan-satuan TNI Angkatan Laut di seluruh wilayah Indonesia pada hari ini, Senin 11 September 2017. Pada peringatan hari jadi tahun ini mengangkat tema “Bersama rakyat, TNI Angkatan Laut siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian”. 

Begitu pula Akademi Angkatan Laut sebagai Badan Pelaksana Pusat Markas Besar TNI Angkatan Laut hari ini melaksanakan upacara peringatan hari jadi ke-72 TNI Angkatan Laut di lapangan Arafuru dengan Inspektur Upacara Direktur Perencanaan dan Pengembangan Akademi Angkatan Laut (Dirrenbang AAL) Kolonel Laut (P) Hadi Susilo, M.Si (Han). 

Pasukan upacara terdiri dari 1 Kompi Genderang Suling Gita Jala Taruna AAL, 1 Kompi Perwira Pertama, 1 Kompi Kowal, 1 Kompi Bintara Tinggi, 2 Kompi Taruna AAL, 1 Kompi Bintara, 1 Kompi Tamtama dan 2 Kompi Aparatur Sipil Negara dibawah komando Komandan Upacara Mayor Marinir Alosius Yogandi yang sehari-hari menjabat Kepala Seksi Mimbar Militer dan Taktik Departemen Marinir AAL. 

Dalam upacara tersebut, Inspektur Upacara membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P. Dalam amanatnya, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., mengatakan pada hakekatnya upacara peringatan hari jadi TNI Angkatan Laut memiliki tiga makna penting yang harus dipahami bersama, yaitu pertama, makna keimanan dan ketakwaan, sebagai ungkapan rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala petunjuk, tuntunan dan perlindungan-Nya, selama 72 tahun masa pengabdian TNI Angkatan Laut. 

Kedua, makna historis, sebagai upaya pelestarian momentum awal kelahiran dan perjuangan TNI Angkatan Laut dalam mengisi kemerdekaan serta menegakkan integritas, kedaulatan bangsa dan negara. Ketiga, makna evaluatif, sebagai momentum instrokpeksi dan evaluasi diri, tentang kekurangan dan kelebihan pelaksanaan tugas di masa lalu, guna pemantapan dan penyempurnaan di masa mendatang. 

Kasal juga mengatakan sejalan dengan visi poros maritim dunia, pemerintah telah menetapkan kebijakan gelar kekuatan TNI yang tersebar di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kebijakan pemerintah ini ditindaklanjuti TNI dengan menetapkan rencana penguatan kemampuan TNI secara terpadu di pulau-pulau terluar dan strategis. 

Menyikapi arah kebijakan baru pemerintah dan TNI tersebut, menurut Kasal, kebijakan TNI Angkatan Laut ke depan diarahkan untuk mencapai sasaran perencanaan strategis yaitu penajaman Minimum Essential Force (MEF), dengan pendekatan perencanaan berbasis kemampuan, pembangunan sarana prasarana serta bekal yang dibutuhkan untuk mendukung kesiapan operasional dan peningkatan profesionalitas prajurit.

Pada upacara tersebut juga dilaksanakan penganugerahan tanda kehormatan Bintang Jalasena Nararya dan Satya Lencana Kesetiaan 24, 16 dan 8 Tahun serta Satya Lencana Dwidya Sistha oleh Inspektur Upacara kepada perwakilan prajurit Akademi Angkatan Laut yang berhak menerimanya.
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando