Home » » Kasau Hadiri Baksos HUT TNI Ke-72

Kasau Hadiri Baksos HUT TNI Ke-72

Written By portal komando on 29 Sep 2017 | 7:55 AM


Gambar : Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Ketua Umum PIA Ardhya Garini Ny. Nanny Hadi Tjahjanto dan beberapa pejabat TNI AU, saat menghadiri kegiatan Bakti Sosial dalam rangka HUT TNI ke-72 yang dibuka Panglima TNI Gatot Nurmantyo di Cilegon Banten, Kamis (28/9).
Mabesau, 28/9. Kasau Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Ketua Umum PIA Ardhya Garini Ny. Nanny Hadi Tjahjanto dan beberapa pejabat TNI AU, turut menghadiri kegiatan Bakti Sosial dalam rangka HUT TNI ke-72 yang dibuka Panglima TNI Gatot Nurmantyo di Cilegon Banten, Kamis (28/9). Turut hadir Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Meoleok, SpM(K), Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, para pejabat Mabes TNI, TNI AD, TNI AL, TNI AU, serta FKPD Provinsi Banten.

Koordinator kegiatan Bakti Sosial HUT TNI Ke-72 Brigjen TNI dr Untung Sunanto menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan meliputi operasi katarak di RSUD Banten berhasil mengoperasi sebanyak 1181 mata, Baksos kesehatan di PulaunTunda, Pulau Panjang dan Ujung Kulon menggunakan KRI Dr Suharso yang menangani 1350 pasien meliputi operasi bibir sumbing, bedah minor dan mayor, pengobatan umum, gigi, pemberian 150 kacamata baca, dan pemberian 30 kursi roda, serta pemberian 1000 paker sembako.

Sedangkan baksos yang dilaksanakan di Pantai Indah Kiat Banten meliputi donor darah sebanyak 400 kantong, 1500 pengobatan gigi, 500 pemberian vaksin MR, 100 pemeriksaan mamografi, 1000 IVA test, 200 operasi katarak, 4500 pengobatan umum, 300 pelayanan KB, 750 khitanan, 150 operasi bibir sumbing, 500 pengobatan spesialis, 1350 kacamata baca, pemberian 500 kursi roda, serta 11.000 paket sembako. Sedangkan pesien yang memerlukan tindakan lanjutana akan ditangani RSUD Banten dan RS Gatot Subroto.

Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Meoleok, SpM(K) berharap, kegiatan TNI di bidang kesehatan semakin ditingkatkan dimasa mendatang guna mempercepat terwujudnya kesediaan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan bermutu sampai kepelosok tanah air.

Dikatakan juga, penumpukan kasus katarak anatara kasus lama dan penambahan kasus baru, dan kemampuan melakuakan operasi katarak masih belum maksimal, ini terjadi backlog katarak yaitu adanya kesenjangan antara kebutuhan operasi katarak dan kemampuan melakukan operasi katarak, sehingga setiap tahunnya selalu bertambah backlog , ujarnya.
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando