PERTAHANAN DAN KEAMANAN

PERTAHANAN DAN KEAMANAN
Home » » Lounching Novel Erswhlie: Persekutuan Sang Waktu

Lounching Novel Erswhlie: Persekutuan Sang Waktu

Written By portal komando on 11 Sep 2017 | 7:33 AM

Jakarta,PK-Bertepatan dengan pagelaran Indonesia International Book Fair (IIBF), Rio Harminto me-lounching Novel  karyanya yang berjudul ' Erstwhile: Persekutuan Sang Waktu' di Panggung Loby Jakarta Concention Center (JCC), Minggu (10/9). 

Acara yang dikemas dalam sebuah dialog tersebut selain Rio Haminto tampil sebagai pembicara presenter Net TV, Shahnaz Soehartono serta mantan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sylviana Murni dan dihadiri puluhan undangan. 

 'Erstwhile: Persekutuan Sang Waktu', Novel yang ditulis oleh Rio Haminto menjadi salah satu karya terpilih di Ubud Writers & Reades Festival 2016. Novel yang tergolong fiksi sejarah tersebut menyajikan fakta-fakta sejarah berbalut fiksi dengan sangat apik. 

Lewat buku itu juga, penulis menuangkan ide bahwa bangsa Indonesia pun mampu bersaing sejajar dengan bangsa-bangsa lainnya.  Novel yang bertebal 368 halaman  ini fokus pada 2 orang tokoh: Raphael Harijono (Rafa), seorang pria Indonesia yang hidup di masa sekarang dan memiliki minat besar pada anefak. 

Kemudian yang seorang lagi adalah Picaro Donevante, seorang pengungsi politik yang terbuang dari kotanya sendiri di Florence kemudian menjadi warga kota Paris di tahun 1300-an.  Selama hidup di Paris, Picaro bertemu dengan seorang wanita bemama Solene de Morency.  

Keduanya menggemari kisah perjalanan Marco Polo ke negeri Cathay (Cina). Kepada Soléne hati Picaro tertambat, akan tetapi perasaan Picaro diuji saat Solene dinikahkan dengan pria lain atas keputusan keluarga.

Oleh karena itu, Picaro menunjukkan ketulusannya dengan melakukan petjalanan ke negeri Cathay-untuk menjadi mata dan hati untuk segala yang tak akan pemah dilihat dan diketahui wanita itu, dan juga kepada siapa ia memberikan sebuah janji setia untuk menjumpainya kembali di Notre Dame, Paris.  

Di masa kini, Rafa menaruh minat pada lembaran-lembaran papirus, daun lontar, dan daluwang abad XIV yang berisi catatan perjalanan Picaro, sekaligus menyimpan jawaban akan misteri kerajaan Majapahit yang pemah disinggahi Picaro dalam perjalanannya. Rafa bertemu dengan Emma Watts, seorang ahli bahasa yang membantunya menerjemahkan isi catatan Picaro. Bersama Emma, Rafa terseret ke dalam sebuah “perjalanan waktu” yang membawanya ke masa kejayaan dan kebesaran Majapahit.(AD)
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando