KAMI TENTARA REPUBLIK INDONESIA AKAN TIMBUL & TENGGELAM BERSAMA NEGARA

KAMI TENTARA REPUBLIK INDONESIA AKAN TIMBUL & TENGGELAM BERSAMA NEGARA
Home » » TNI AL Gelar FGD Hak Akses Komunikasi Di Perairan Indonesia

TNI AL Gelar FGD Hak Akses Komunikasi Di Perairan Indonesia

Written By portal komando on 14 Sep 2017 | 4:28 PM


PK,.Jakarta, 14 September 2017 – TNI Angkatan Laut menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Dampak Pelaksanaan Hak Akses Komunikasi di Perairan Indonesia yang terletak diantara Malaysia Timur dan Malaysia Barat”, Kamis (14/09), bertempat di Neptunus, Mabesal, Cilangkap, Jakata Timur.

Dikatakan Asisten Operasi (Asops) Kasal Laksamana Muda TNI I.N.G.N Ari Atmaja, S.E, dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pembinaan Hukum Angkatan Laut (Kadiskumal) Laksamana Pertama TNI Supradono, S.H. saat membuka kegiatan tersebut bahwa, visi menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, telah menyadarkan kembali seluruh rakyat Indonesia, bahwa takdir alam telah membentuk negara Indonesia sebagai negara kepulauan yang seyogianya memiliki visi kemaritim yang kuat, dan untuk menopang visi kemaritiman nasional, memerlukan pilar penopang yang kuat dimana salah satunya adalah membangun pilar pertahanan dan keamanan maritim.

Selain itu Asops Kasal dalam amanatnya juga menjelaskan sebagai negara kepulauan, Indonesia mempunyai kedaulatan atas laut teritorial dan perairan nusantara, dasar laut dan tanah di bawahnya serta sumber daya alam yang terkandung di dalamnya, juga ruang di atasnya. “Pengakuan terhadap Indonesia sebagai negara kepualauan dibarengi dengan berbagai pengaturan lain yang memberikan jaminan terhadap hak lintas kapal asing yaitu lintas damai, lintas transit, lintas alur laut kepulauan” pungkas Asops Kasal.

Sementara itu Kadiskumal Laksamana Pertama TNI Supradono, S.H., disela sela kegiatan FGD tersebut mengatakan tujuan dari pelaksanaan focus Group Discussion ini adalah untuk mendapatkan masukan dan solusi yang terbaik untuk menentukan langkah-langkah antisipasi terhadap perkembangan situasi baik dari aspek pengamanan, operasional, kewilayahan maupun aspek hukum, sedangkan sasarannya adalah menyerap dan menerima masukan terkait dengan hak akses komunikasi dalam pelaksanaan perjanjian antara RI dan Malaysia yang diratifikasi dengan Undang-undang Nomor 1 tahun 1983 dari narasumber maupun peserta.

Kegiatan ini, diikuti 50 Perwira Menengah (Pamen) TNI AL perwakilan dari Kotama TNI AL wilayah Jakarta serta Lantamal III Jakarta, dan menghadarikan narasumber seperti Kasubdit Kerjasama Kelautan Direktorat Hukum dan Perjanjian Kewilayahan Ditjen Hukum dan Perjanjian Internasional Kementerian Luar Negeri RI Nicolas Manoppo serta dari TNI Angkatan Laut seperti Kolonel Laut (E) Yanuar Handwiyono, S.H., Kolonel Laut (P) Didong Rio Duta Purwoko, S.T., dan Kolonel Laut (P) Dyan Primana S. bertindak sebagai moderator Kolonel Laut (P) Sigit Santoso.

Hadir pada focus Group Discussion (FGD) tersebut diantaranya Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta, Sekdiskumal Kolonel Laut (KH) Kresno Buntoro, S.H., L.L.M., Ph.D., para Kasubdis Diskumal, serta undangan lainnya.
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando