PERTAHANAN DAN KEAMANAN

PERTAHANAN DAN KEAMANAN
Home » » Puluhan Prajurit Satuan Radar 215 Congot, Laksanakan Karya Bhakti Bedah Muara Sungai Bogowonto.

Puluhan Prajurit Satuan Radar 215 Congot, Laksanakan Karya Bhakti Bedah Muara Sungai Bogowonto.

Written By portal komando on 28 Sep 2017 | 2:01 PM

PK,. Yogya Barat. Berawal dari sebuah laporan anggota Satuan Radar 215 pukul 06.00 WIB, yang melaporan kepada Komandan, meminta izin tidak bisa berdinas seperti hari biasa karena pemukiman di tempat tinggal tergenang air dari luapan sungai Bogowonto (banjir). 
 
Selanjutnya Pukul 06.15 Wib, Komandan Satuan Radar 215 Congot langsung melakukan koordinasi dengan Bupati Kulon Progo Via Whatsapp unt menggerakkan warga masyarakat skitar lokasi banjir,dan Bupati sangat mendukung dan siap mengerahkan warganya untuk Bedah Muara Sungai Bogowonto agar air banjir bisa mengalir ke laut kembali, Kamis (28/09/17).

Pukul 07.30 (selesai apel pagi) atas perintah Komandan Satradar, memerintahkan anggotanya untuk berangkat ke muara sungai mengkoordinir dan membantu masyarakat sekitar lokasi banjir.

Tampak hadir dilokasi Karya Bhakti selain Dan Satradar 215 (Mayor Lek Joko Dwi Maryanto ST. MM). Kapten Lek Sumarsono, Radar 215 Congot. Camat Purwodadi (Purworejo) Heri Raharjo. Sekertaris Kecamatan Temon (Agus Hidayat). Babinkamtibmas Desa Jangkaran (Aiptu Dian). Kepala Desa Jangkaran (Drs Murtakil). Babinsa Desa Jangkaran ( Serda Rujita). Jumlah personil TNI yang terlibat langsung pada Karya Bhakti tersebut antara lain dariSatradar 215 Congot 50 orang.Polsek Temon 5 orang,Koramil Temon 5 orang, Pos AL Congot 3 orang ,SAR Kulon Progo 5 orang. Di bantu Warga Dusun Pasir Mendit dan Pasir Kadilangu (Desa Jangkaran Temon) 50 orang. Serta Warga desa Jogoboyo, (Purworejo) 50 orang.

" Ini adalah agenda dadakan, karena pasir laut yang terdorong ombak, lama kelamaan menutup muara sungai Bogowonto, sehingga menutup aliran sungai, karena curah hujan yang mengguyur cukup tinggi mengakibatkan air menggenang dan membanjiri areal tambak dan halaman perkampungan penduduk di sekitar sungai bogowonto" Jelas Mayor Lek Joko Dwi Maryanto. ST. MM dilokasi Bedah Sungai.

Beberapa hari ini warga terganggu dengan adanya genangan air sungai yang tidak bisa mengalir ke laut ditambah dengan curah hujan yang intensitasnya mulai tinggi memasuki awal musim penghujan.

Tujuan Karya Bhakti ini adalah membatu warga sekitar sungai Bogowonto yang melaksanakan aktifitas disekitar muara sungai Bogowonto, yaitu membuat sodetan pasir yg menutup muara sungai Bogowonto, sehingga diharapkan air dapat mengalir ke laut dan tidak menggenangi pemukiman warga.(NSR/bang natsir).
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando