PERTAHANAN DAN KEAMANAN

PERTAHANAN DAN KEAMANAN
Home » » Cilacap - Rembug tani dan diskusi awal musim tanam 2 digelar oleh kelompok tani (Poktan) Makmur

Cilacap - Rembug tani dan diskusi awal musim tanam 2 digelar oleh kelompok tani (Poktan) Makmur

Written By portal komando on 8 Okt 2017 | 9:48 AM

Desa Kalisabuk, Kecamatan Kesugihan bersama Bati Tuud dan Babinsa Koramil 06/Kesugihan, Dinas POPT Banyumas, PPL dengan harapan mengantisipasi musim tanam 2, memaksimalkan pengolahan lahan dan penyemaian benih serta mensukseskan gerakan tanam padi wilayah Kesugihan, di rumah Tamsir ketua kelompok tani Makmur Dusun Pringtutul Kulon, Desa Kalisabuk, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap.

Bati Tuud Koramil 06/Kesugihan, Kodim 0703/Cilacap, Pelda Wagiran yang didampingi Babinsa Koptu Karino dihadapan kelompok tani menyampaikan,memasuki musim hujan dan masa tanam 2 bulan Oktober dan untuk mengatasi keluhan para petani yang belum bisa tanam hingga saat ini, oleh sebab itu diadakan rembug tani." Ujarnya Sabtu (07/10) malam.

Pelda Wagiran juga mengatakan musyawarah antar anggota petani saat ini digelar guna memikirkan bagaimana solusi pada musim tanam 2 dengan petani yang memiliki lahan pertanian di Desa Kalisabuk.
 
Program swasembada pangan pemerintah kita sukseskan bersama, dia berharap agar segera bikin penyemaian sehingga akhir Oktober sudah selesai tanam. Saya minta Gapoktan Desa Kalisabuk bisa kompak." tandas Pelda Wagiran

Pada kesempatan yang  Dinas POPT wilayah Banyumas yang hadir saat itu Ratin mengharapkan, musim tanam 2 kali ini menanam padi dengan jenis Inpari 31,32 dan 33, karna jenis padi tersebut tahan terhadap hama WBC atau wereng coklat dan hama sudel beluk, ia juga mengharapkan petani agar  mau menanam pohon bunga seperti bunga kertas, bunga kenikir, bunga matahari,bunga kertas dan lain lainya, karna bunga bisa mengundang lebah dan parasit, sedangkan parasit kerjaanya merusak telor hama dan apa bila ada gejala hama yang sudah mulai menyerang tanaman segera hubungi kami (Dinas POPT).

PPL Kecamatan Kesugihan H. Nurochim juga menambahkan, agar para petani nantinya menanam padinya dengan sisitem jajar legowo (Jarwo), memberi kapur pada lahan sawah untuk meningkatkan PH tanah dan sebisa mungkin menggunakan pupuk organik ini perlakuan yang baik pada benih saat mau penyemaian." imbuhnya.(S*Pendim.Clp)
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando