Home » » Dokter Spesialis Mata RSPAU Juara Dunia Paralayang

Dokter Spesialis Mata RSPAU Juara Dunia Paralayang

Written By portal komando on 4 Okt 2017 | 11:03 AM

Ket Gambar: Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Novyan Samyoga, saat foto bersama dengan Kol Kes Elisa Manueka, dan Karuspau dan para Wartawan cetak dan elektronik, pada acara Pers Conference di Media Centre, Pentak Lanud Adisutjipto, Senin, (2/10)

Pen Adi  Prestasi membanggakan ditorehkan anggota TNI AU yang berdinas di RSPAU Hardjolukito Yogyakarta Kol Kes Elisa Manueka.  Yaitu berhasil menjadi juara dunia paralayang 2017.  Kepastian itu, setelah total nilai yang diperoleh Elisa Manueka dalam empat seri kejuaraan dunia paralayang 2017 yang tertinggi di antara peserta lain.

Kejuaran dunia paralayang sendiri berlangsung dalam empat seri. Seri pertama di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) Indonesia, 7-9 Maret, seri dua di Serbia, 7-9 April, seri tiga di  Mount Saint Pierre, Quebec,Canada,  21-23 Juli dan seri empat atau terakhir di Kobarid, Slovenia pada 21-23 September. Elisa Manueka sendiri dalam kejuaran paralayang seri kempat tersebut berada di urutan ketiga.

“Saya senang dan bangga dengan prestasi ini,” kata Elisa saat jumpa pers di media center lanud Adisutjipto, Senin (2/10/2017).

Elisa menjelaskan apa yang diraihkanya tersebut, merupakan penantian selama enam tahun. Sebab selama mengikuti kejuaraan dunia paralayang itu, prestasi terbaiknya, menjadi juara tiga berturut-turut, yaitu tahun 2012.2013 dan 2014.  Dan tahun 2017 ini akhirnya berhasl menjadi juara dunia.

“Saya berharap ini dapat menjadi motivasi di cabang olahraga lain agar dapat berprestasi lebih baik lagi dan juga menjadi pelipur lara atas keterpurukan olahraga Indonesia,” harapnya.

Menurut Elisa, keberhasilan ini juga tidak terlepas dari latihan dan trik yang digunakan. Untuk latihan meski sibuk dengan tugas di RSPAU, namun tetap mengasah kemampuannya, yaitu pada hari Sabtu dan Minggu, serta bergelantungan di rumah untuk melakukan pendaratan. Terutama saat hujan. Selain itu, juga melatih koordinasi antara mata dan kaki, agar pendaratan tepat sasaran.

“Untuk latihan ini, saya terapkan saat menanggani pasien. Sebab antara penangganan mata dan pendaratan ada kemiripan, yaitu butuh ketelitian, kesabaran dan perencanaan yang matang,” paparnya.

Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Novyan Samyoga, menambahkan selain bangga dengan prestasi anggotanya,  karena bukan hanya mengharumkan nama TNI AU namun juga bangsa Indonesia. Juga akan selalu mendukung agar terus berprestasi. Yaitu dengan memberikan toleransi, terutama saat mengikuti kejuaraan.

Menurutnya, apa yang diraih Elisa Manueka ini patut dibanggakan. Karena itu harus mendapat dukungan dari semua pihak.

Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando