Home » » Komandan Satuan TNI Di Wilayah Kulon Progo Hadiri Upacara HUT Hari Jadi Kab.Kulon Progo Ke 66 Tahun 2017.

Komandan Satuan TNI Di Wilayah Kulon Progo Hadiri Upacara HUT Hari Jadi Kab.Kulon Progo Ke 66 Tahun 2017.

Written By portal komando on 15 Okt 2017 | 9:08 PM

PK,.Yogya Barat. Seperti tahun tahun sebelumnya, Upacara seremonial Hari Ulang Tahun Kabupaten Kulon Progo ke 66 tahun 2017, dilaksanakan kembali di Alun-alun Wates Minggu sore, (15/10/17). Kegiatan ini berlangsung sangat meriah, diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat dari pelajar hingga jajaran SKPD di lingkungan Pemda Kabupaten Kulon Progo serta unsur TNI dan Forkompimda lainya. Semua peserta upacara, baik pejabat maupun tamu undangan mengunakan pakaian adat Jawa khas Yogyakarta lengkap dengan blangkon dan membawa keris.

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Paduka Pakualam X.
 
Selain Bupati Hasto Wardoyo dan Wakil Bupati Sutedjo, tampak hadir dalam acara ini. Dandim 0731 (Letkol Arm Teguh Tri Prihanto Usman S.sos.MM). Dan Pos AL Karangwuni ( Peltu Mar Agus). DanSat Radar TNI AU 215 Congot (Mayor Lek Joko Dwi Maryanto ST.MM). Kapolres Kulon Progo (AKBP Irfan Rifai). Wakaden B Brimob Sentolo (AKBP Djunaidi Hidayat). Ketua DPRD Akhit Nuryati serta perwakilan dari Kejaksaan dan Pengadilan Kulon Progo. Untuk tamu undangan tampak hadir pula dari perwakilan BUMN dan BUMD di wilayah Kabupaten Kulon Progo.

Sebelumnya acara diawali dengan penampilan sendratari kolosal Jemparing. Dimana mengambarkan saat tempo dulu, bagaimana Prajurit pemanah dari dua Kadipaten yaitu Kadipaten Adikarta (Pakualaman) dan Kadipaten Kulon Progo (Kasultanan), sesaat setelah resmi dilebur menjadi satu Kabupaten yaitu Kulon Progo, saling bahu membahu menjaga keamanan, mendukung dalam pembangunan diawal berdirinya Kabupaten Kulon Progo (15 Oktober 1951 yang mengisahkan Hadeging Praja), oleh para seniman lokal dari kecamatan Sentolo. Para seniman ini membawakan kisah dalam tari sejarah pendirian Kulonprogo pada 15 Oktober 1951 silam. 

Dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur, Sri Paduka Pakualam X menjabarkan 'Sabdatama Gubernur DIY' yang antara lain mengingatkan akan dianugerahkannya tumbak pusaka kanjeng Kyai Amiluhur dari Karaton Ngayogyakarta. Kanjeng Kyai Amiluhur mempunyaid daya kekuatan luhur yang bisa medukung berdirinya Bandara Baru untuk mewujudkan Kabupaten Kulon Progo menjadi “Permataning Tanah Jawa” (Kemakmuran Tanah Jawa) yang merupakan gambaran Bumi Adikarta yang gemah ripah loh-jinawi (subur, makmur, dan sejahtera). 
Selain itu Wakil Gubernur juga mengingatkan, bagaimana dulu saat melakukan prosesi 'Babat Alas Nawang Krida' (peletakan batu pertama pembangunan Bandara NYIA). 
 
Mengingatkan kepada semua stake holder dan pemerintah serta warga masyarakat agar supaya selalu tetap dan mempunyai semangat yang kuat untuk bersatu mewujudkan cita-cita tersebut di atas yaitu Kulon Progo yang subur, makmur dan sejahtera. Maju dalam berpikir, menyiapkan Sumber Daya Manusia yang kompetibel, namun tetap memegang budaya.

“Sesuk ning tlatah Temon kene bakal ono wong dodolan camcao nang awang-awang. Tlatah Temon kene bakal dadi susuhe kinjeng wesi. Tlatah sak lor Gunung Lanang lan kidul Gunung Jeruk bakal dadi kutho. Glagah bakal dadi mercusuaring bawono.”(Kelak di wilayah Temon ini akan ada penjual cincau di udara. Wilayah Temon ini kelak akan menjadi sarangnya capung besi. Kawasan di utara Gunung Lanang dan selatan Gunung Jeruk akan menjadi kota. Glagah akan menjadi mercusuarnya dunia.)

"Dengan adanya pembangunan yang semakin maju. Kedepanya Kulon Progo betul betul berubah dari segala sektor. Namun diharapkan pemimpin Kabupaten saat ini, diharapkan tetap bisa menjaga tatanan budaya dan bisa memperjuangkan apa yang sudah bisa menjadi semboyan nya, Bela dan Beli Kulon Progo" harap Wakil Gubernur, Sri Paduka Pakualam X. Seusai upacara seremonial HUT Kabupaten Kulon Progo. (NSR/bang natsir).
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando