KAMI TENTARA REPUBLIK INDONESIA AKAN TIMBUL & TENGGELAM BERSAMA NEGARA

KAMI TENTARA REPUBLIK INDONESIA AKAN TIMBUL & TENGGELAM BERSAMA NEGARA
Home » » Rembuk Nasional 2017 di Jakarta, Pangdam Pattimura Jadi Pemateri

Rembuk Nasional 2017 di Jakarta, Pangdam Pattimura Jadi Pemateri

Written By portal komando on 24 Okt 2017 | 12:37 PM



JAKARTA,.Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo, pada Acara Rembuk Nasional bidang Kemaritiman dan Pengelolaan Sumberdaya Kelautan yang berlangsung di Ruang Bromo, Lantai 6 Jakarta Internasional Expo (JIC) Kemayoran, Senin (23/7).

Rembuk Nasional tahun ketiga pemerintahan Jokowi - JK ini diharapkan dapat memberikan masukan sekaligus rekomendasi strategis kepada pemerintah agar dapat ditindaklajuti. Indonesia yang memiliki kekayaan sumberdaya alam berlimpah, perlu diimbangi dengan sumberdaya manusia yang andal dan berkualitas dalam mengelola semua potensi yang ada.

Prof Alex Retraubun, M.Sc. Mantan Wamen perindustrian menjadi pemateri pertama mewakili kalangan akademisi. Dalam paparanya, membahas permasalahan pembangunan kelautan dan perikanan pada daerah kepulauan. Kiranya menjadi perhatian serius pemerintah karena wilayah Maluku memiliki potensi kekayaan laut yang begitu besar dan berada pada beranda Negara. Menurutnya perlu ada kepastian dari pemerintah pusat terkait Lumbung Ikan Nasional yang akan dicanangkan di Maluku.

Pada sesi kedua, Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo memaparkan pemanfaatan Potensi Sumberdaya Alam melalui program Emas Biru berkaitan dengan sektor kelautan dan perikanan yang dilaksanakan di Maluku difokuskan pada pengembangan budidaya. Kiranya perlu ada keseimbangan dalam pengelolaan sektor perikanan tangkap dan Budidaya. Adapun Kendala Nelayan tangkap, hanya memiliki 6 bulan waktu efektif melakukan aktifitas penangkapan sedangkan waktu sisanya tidak, tidak dapat melakukan aktifitas disebabkan kondisi cuaca buruk, belum musim tangkap, perbaikan alat tangkap dan kendala lainnya. Menurut Pangdam kegiatan perikanan budidaya adalah solusi alternatif yang dapat dilakukan masyarakat agar memiliki penghasilan yang tetap dan berkesinambungan.

Selain itu Pangdam Doni menambahkan bahwa Program Emas Biru dan Emas Hijau yang dilaksanakan di Maluku dan Maluku Utara merupakan salah satu bentuk kontribusi Kodam XVI Pattimura terhadap pemerintah daerah dalam memberdayakan masyarakat.

Paparan selanjutnya dibawakan oleh Sekjen Asosiasi Tuna Indonesia Bapak Hendra Sugandi, yang menyoroti permasalahan perlunya regulasi penertbitan data atau informasi dalam pengelolaan Sektor kelautan dan perikanan baik potensi ataupun produksi sesuai kondisi rill saat ini. Selain itu perlu pengkajian kembali tentang Peraturan Menteri yang telah dikeluarkan agar pengelolaan kelautan dan perikanan menjadi lebih terarah, terpadu dan berkelanjutan. 

Seharusnya pengendalian terhadap armada perikanan permasing-masing wilayah pengelolaan perikanan sesuai dengan hasil assasment stok lebih ditekankan ketimbang pelarangan penangkapan ikan secara massif. Pembicara terakhir, Ir. Yuliadi, MM Sekretaris Dirjen Tangkap Kementerian Kelautan Dan Perikanan RI. Dalam paparannya lebih pada Implementasi arah dan kebijakan KKP yang sementara dilaksanakan. Program-program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan diharapkan dapat berdampak positif dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat khususnya nelayan. (Pendam16)
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando