Home » » 281 Pasis Dikreg LV Seskoad Akhiri Pendidikan.

281 Pasis Dikreg LV Seskoad Akhiri Pendidikan.

Written By portal komando on 16 Nov 2017 | 2:21 PM

PK,.BANDUNG,.Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono menutup Pendidikan Reguler Angkatan LV Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) tahun 2017 di Gedung  Jenderal Profesor Dr. Satrio,  Seskoad Bandung, Kamis (16/11/2017).

281 Perwira siswa (Pasis) Seskoad  yang telah menyelesaikan pendidikan ini terdiri dari 268 siswa dari Angkatan Darat, dua Pasis dari TNI AL, dua orang Pasis dari TNI AU dan  sembilan orang Pasis Mancanegara dari AS, Australia, Malaysia, Pakistan, Singapura, Thailand, Arab Saudi, Korea Selatan dan India.

Kasad dalam amanat penutupan Dikreg angkatan LV Seskoad tahun 2017,  mengatakan, perkembangan lingkungan strategis yang terus terjadi secara dinamis dan cepat  telah menyebabkan terjadinya perubahan karakter peperangan yang sangat fundamental. Perubahan tersebut tentunya menuntut semua komponen bangsa secara individu maupun organisasi untuk terus melakukan penyesuaian baik dari aspek doktrin, organisasi, latihan, materiil maupun pendidikan. 

"Bagi TNI AD, perkembangan lingkungan strategis yang terjadi secara global, regional maupun nasional, benar-benar harus diwaspadai dan dijadikan sebagai acuan dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan kekuatan, kemampuan maupun gelar. Sebagai garda terdepan sekaligus benteng terakhir NKRI, jika TNI AD kurang responsif dan adaptif menghadapi berbagai ancaman               di atas, maka taruhannya adalah kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Kasad. 

Kasad mengingatkan, kepada para perwira TNI AD,  bahwa potensi ancaman terbesar terhadap kedaulatan NKRI saat ini bukanlah ancaman fisik yang berupa agresi atau invasi militer dari negara lain, melainkan ancaman non fisik yang sulit diidentifikasi dan dirasakan.  Ancaman tersebut terus berkembang dan merongrong NKRI melalui pelemahan karakter bangsa, khususnya pada diri generasi muda. Ancaman tersebut terus bergerak mengiringi perkembangan teknologi informasi yang saat ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia.

Untuk menangkal berbagai ancaman tersebut, generasi muda harus terus dapat mengamalkan nilai-nilai luhur berbangsa dan bernegara. 

"Kita perlu menggali kembali nilai-nilai luhur budaya bangsa yang dahulu menjadi kekuatan dahsyat pemersatu perjuangan dalam merebut kemerdekaan seperti menghormati perbedaan dan semangat untuk bersatu, rela berkorban dan pantang menyerah, kebersamaan dan gotong royong, rasa optimisme dan percaya diri serta nasionalisme, " jelas Jenderal TNI Mulyono.

Kasad menuturkan, Kelima butir  Pancasila hakekatnya adalah imunitas bangsa yang perlu  digali dan dibangun kembali serta diwariskan kepada generasi muda agar mampu menjaga tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada pendidikan reguler Angkatan LV Seskoad 2017 ini, perwira siswa dengan nilai pendidikan terbaik diraih oleh Mayor Inf. Dhanang Agus Setiawan, SE  dari Kopassus. Sedangkan karya tulis  TNI terbaik  oleh Mayor Inf. Risa Wahyu Pudji Setyawan, B.Sc. 

Sebelum penutupan pendidikan reguler angkatan LV Seskoad tahun 2017 oleh Kepala Staf Angkatan Darat, disampaikan orasi ilmiah oleh Dosen Madya Seskoad  Kolonel Aditya Nindra Pasha, SE dengan judul Orasi Ilmiah " Tantangan Pembinaan Satuan di Era Perkembangan Teknologi  Informasi"

Penutupan Dikreg LV Seskoad tahun 2017 ini, dihadiri Atase  Pertahanan negara sahabat yang  mengikutkan perwiranya pendidikan di Seskoad.
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando