Home » » 400 Tokoh Masyarakat Ikut Pelatihan Kader Bela Negara TA. 2017 di Rindam Jaya/Jayakarta

400 Tokoh Masyarakat Ikut Pelatihan Kader Bela Negara TA. 2017 di Rindam Jaya/Jayakarta

Written By portal komando on 24 Nov 2017 | 5:37 PM

Condet,PK-Sebanyak 400 tokoh masyarakat warga Jabodetabek, mengikuti kegiatan pelatihan Kader Bela Negara 2017 tahap I yang dilaksanakan 21- 23 November 2017, bertempat di Markas Rindam Jaya/Jayakarta, Condet Jakarta Timur.

Pelatihan Kader Bela Negara dilaksanakan untuk memperkuat karakter pemuda dan masyarakat dalam menanamkan sikap patriotisme.

Materi pendidikan dan pelatihan yang diberikan diantaranya yakni Pendidikan Ilmu Wawasan Kebangsaan, Nasionalisme, Kepemimpinan, Anti Narkoba, Kedisiplinan dan Ilmu Anti Teroris dan Radikalisme. Selain materi pendidikan, juga ada latihan Kesemaptaan Jasmani berupa
Baris Berbaris dan latihan lainnya.

Sementara itu Danrindam Jaya/Jayakarta Kolonel Inf. Anton Yuliantoro mengatakan supaya para siswa pelatihan Kader Bela Negara Tahun 2017 diminta untuk membulatkan tekad dan mengilangkan keraguan dalam mengikuti pendidikan serta kembangkan budaya bertanya apabila belum mengerti dalam menerima setiap materi pelajaran yang diberikan pelatih/Gumil sehingga menjadi Kader Bela Negara yang profesional.

“Bulatkan tekad dan hilangkan rasa keraguan, ciptakan budaya bertanya, para siswa pelatihan Kader Bela Negara diharapkan juga untuk mengikuti semua petunjuk dan arahan pelatih agar dapat mengikuti dan melewati semua kegiatan pendidikan dengan aman tanpa hambatan," pungkasnya.

Sementara itu Kasi Intel Rindam Jaya/Jayakarta yang menyampaikan materi mengenai Ilmu Anti Teroris dan Radikalisme, Mayor Inf Agus Muhamad berharap peserta pelatihan mempunyai pandangan yang maju dan mengerti serta memahami siapa teroris dan bagaimana faham radikal yang sebenarnya.

"Dengan memahami siapa teroris dan bahayanya faham radikal maka generasi bangsa ini tidak lagi terkecoh dengan berita-berita yang hoax, khususnya di media sosial karena kita ketahui bahwa proxy war sudah ada dan terjadi di media sosial," ujarnya.

Selain itu Mayor Inf Munijo yang memberikan materi tentang Ilmu Kedisiplinan mengatakan bahwa dengan memahami ilmu kedisiplinan diharapkan generasi bangsa memiliki kedisipinan yang tinggi, dan menjadi manusia Indonesia yang tidak suka membuang waktu percuma, cepat dalam bertindak tidak menjadi pemalas. 

''Kader Bela Negara jangan sampai menjadi pemimpin karbitan yang hanya sekejap memberikan pencitraan, namun kemudian hilang dan meninggalkan dampak buruk bagi lingkungan sekitarnya. Namun harus menjadi pemimpin yang akan membawa manfaat bagi masyarakat, dan Negara Kesatuan Republik Infonesia, dengan dasar kedisiplinan inilah maka akan tercipta seorang kader pemimpin yang baik dan pastinya tidak pemalas, memberikan pencitraan merupakan tindakan malas, karena tidak konsiten dan berdampak jelek," jelasnya.

Ery Nasution salah seorang siswa pelatihan Kader Bela Negara 2017 di Rindam Jaya menuturkan bahwa kegiatan ini sangat banyak positifnya, khususnya dalam pemantapan hati dan jiwa terhadap Cinta Tanah Air.

"Pelatihan Kader Bela Negara ini sangat banyak nilai positifnya, kami sebagai masyarakat dapat langsung menerima ilmu dari para perwira menegah TNI, juga kami langsung dapat ilmu pelatihan fisik yang dapat menyehatkan diri kami, serta ilmu kedisiplinan yang tidak kami dapatkan di luar namun disini semuanya kami dapatkan," ungkap Ery.

"Kami juga dapatakan ilmu lainnya seperti rasa hormat, kesetiaan, kesadaran dan semangat kebersamaan, dimana kami nanti akan menjadi kader anak bangsa yang benar-benar cint Pancasila dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan UUD 1945," tandasnya.

Dalam kegiatan pelatihan Kader Bela Negara Tahun 2017 di Rindam Jaya/Jayakarta yang berlangsung selama tiga hari tersebut telah berjalan dengan teetib, lancar dan aman.
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando