Home » » Aster Kasad ; "Generasi Milenials Bisa Menggugah Pengguna Medsos Menghasilkan Kreasi Sesuai Jati Diri Bangsa"

Aster Kasad ; "Generasi Milenials Bisa Menggugah Pengguna Medsos Menghasilkan Kreasi Sesuai Jati Diri Bangsa"

Written By portal komando on 25 Nov 2017 | 3:42 PM

Jakarta, PK-Menghadapi berbagai permasalahan bangsa saat ini diperlukan kemanunggalan TNI dengan seluruh komponen masyarakat, termasuk didalamnya dengan generasi milenials yang lahir antara tahun 1980 sampai tahun 2000. 
 
Untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dan generasi milenilas, TNI AD menggandeng Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) mengadakan lomba membuat Video Bloger (Vlog), membuat komik dan Game Online yang sangat digemari generasi milenials. Dikatakan Aster Kasad melalui amanatnya yang dibacakan Waaster Kasad, Brigjen TNI Dudung Abdurrachman pada penutupan lomba sekaligus penyerahan hadiah bagi pemenang di Aula A.H Nasution Mabesad, Jakara Pusat, Sabtu (25/11). 
 
Melalui lomba tersebut diharapkan dapat tercipta iklim kompetisi yang sehat pada generasi muda dan milenia sehingga dapat melahirkan motivasi dan semangat kreativitas dalam berkarya. "Besar harapan kami terhadap generasi milenia yang telah menyatu dengan kultur global serta media digital untuk jangan sampai terbawa pada arus negatif tetapi sebaliknya dapat membendung dengan terus mengasah diri mengikuti perkembangan zaman tanpa melupakan jatidiri kita sebagai bangsa Indonesia" tuturnya.
 
Dimana jatidiri bangsa Indonesia adalah bangsa yang mempunyai sifat gotong royong dan bekerjasama, rela berkorban serta pantang menyerah mengutamakan persatuan diatas keberagaman dan perbedaan. 
 
Dengan demikian generasi milenia memiliki kekebalan bangsa (immunity of nation) yang pada dasarnya adalah daya tangkal dan daya tahan yang dimiliki untuk menghadapi berbagai persoalan dalam komplek kesatuan bangsa serta kekebalan yang dimiliki bangsa Indonesia dalam mempertahankan keutuhan dan kedaulatan NKRI walaupun karakter tersebut tidak dapat dipisahkan telah menjadi anti virus yang menjaga kekebalan atau imunitas bangsa Indonesia. "Namun harus jujur diakui bahwa pada dewasa ini nilai-nilai luhur tersebut semakin sulit ditemukan hal ini menjadi persoalan kita bersama dalam menyelsaikan tantangan yang ada" kata Waaster membacakan. 
 
Dikatakan Aster Kasad lebih lanjut, berangkat dari persoalan tersebut TNI AD telah menerapkan beberapa kebijakan salah satunya adalah serbuan teitorial dimana melaksanakan suatu kegiatan massif dan terarah melalui kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat sehingga diperoleh hasil maksimal, contohnya adalah ketahanan pangan yang melibatkan kurang lebih 57 ribu Babinsa yang tersebar di seluruh Indonesia untuk membantu para petani. 
 
"Kaitannya dengan generasi milenia kita perlu menyamakan persepsi sesuai amanat UUD 1945 pasal 27 yaitu setiap warga negara berhak dan ikut serta dalam pembelaan negara dimana upaya bela negara dimana kesediaan untuk membela dan berkorban untuk negara bukan menjadi monopoli TNI namun menjadi hak dan kewajiban warga negara" paparnya. 
 
Dimana implementasinya menurut Aster Kasad, bisa melalui pendidikan kewarganegaraan, pendidikan dasar militer, atau dalam bentuk pengabdian sesuai dengan profesinya. Generasi milenials sebagai bagian dari negara tentunya memiliki hak dan kewajiban dalam bela negara. "Implementasinya bisa diwujudkan dalam kreativitasnya melalui media sosial, secara tegas yaitu dengan membuat kreasi-kreasi yang dapat menggugah semangat pengguna media sosial dalam memiliki sifat gotong royong dan kebersamaan, rela berkorban dan serta mengutamakan persatuan dan kesatuan diatas keberagaman dan perbedaan" pungkasnya. 

Turut hadir pada kegiatan tersebut Pejabat Mabesad, Perwakilan Pusterad, Aster Kasdam Jaya, Aster Kas Kostrad, Aster Kas Kopassus. (AD)
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando