Home » » Jalur Alternatif Lorok – Ponorogo Via Wonokerto Tertutup Longsor

Jalur Alternatif Lorok – Ponorogo Via Wonokerto Tertutup Longsor

Written By portal komando on 24 Nov 2017 | 12:25 PM


Pacitan, Hujan Deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngadirejo pada hari Kamis(23/11/2017) mengakibatkan tebing setinggi 15 meter dan panjang sekitar 10 meter mengalami longsor dan menutup badan jalan jalur Lorok – Ponorogo Via Wonokerto tepatnya di RT 29/IV Dusun Pucangpelet, Desa Nogosari, Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan. 

Akibatnya, jalur tersebut terputus dan tidak bisa dilakui kendaraan roda empat dan roda dua. Dan sebagai informasi, karena jalan menuju ke Desa Wonokarto, Kecamatan Tulakan bisa melalui jalan alternatif di Ketos Wonokuon, lewat jalur Ngepal dikarenakan jalur Boncangkring ditutup total.

Komandan Kodim 0801/Pacitan Letkol Kav Aristoteles Hengkeng Nusa Lawitang melalui Danramil 0801/07 Ngadirojo Kapten Inf Gatot mengatakan bahwa pasca terjadi tanah longsor tersebut, pihaknya menerjunkan personil untuk melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan pihak terkait. 

“Anggota Koramil beserta Babinkamtibmas melaksanakan pengecekan ke lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pihak terkait penanganannya dan membantu memasang rambu-rambu peringatan serta memberikan peringatan kepada warga yang berpotensi terdampak akibat bencana tersebut untuk selalu meningkatkan kewaspadaan karena hujan yang tak kunjung reda karena masih berpotensi terjadinya bencana alam longsor susulan,”jelasnya. 

Sementara, Kepala BPBD Pacitan Windarto dalam laporannya mengatakan perlu adanya sosialisasi atau himbauan kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap perubahan iklim dari kemarau ke musim hujan. 

“Karena kondisi geografis Pacitan sangat rawan terjadi bencana alam karena daerahnya pegunungan., kami juga koordinasi dengan PU Bina Marga. Pacitan, dan TIM TRC sudah melakukan pengecekan di lapangan,”katanya. 

Sampai berita ini diturunkan Jum’at( 24/11/17) Anggota TNI bersama Masyarakat masih berusaha membersihkan longsoran dengan alat seadanya. Namun dalam pembersihan mereka diharapkan tetap berhati-hati karena tanah masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan.(edi01)
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando