KAMI TENTARA REPUBLIK INDONESIA AKAN TIMBUL & TENGGELAM BERSAMA NEGARA

KAMI TENTARA REPUBLIK INDONESIA AKAN TIMBUL & TENGGELAM BERSAMA NEGARA
Home » » Kadispenau :" Telah Terjadi Kesalahpahaman, Bukan Tindakan Perampokan”

Kadispenau :" Telah Terjadi Kesalahpahaman, Bukan Tindakan Perampokan”

Written By portal komando on 2 Nov 2017 | 9:19 AM

Jakarta, PK-Berita yang beredar tentang dugaan perampokan oleh 7 orang anggota TNI AU viral disebar di grup WhatsApp (WA) pada 31 Oktober 2017 lalu. TNI AU melalui Kepala Dinas Penerangan (Kadispenau), Marsma Jemi Trisonjaya menjelaskan hal tersebut bukan perampokan melainkan hanya kesalahpahaman. 
 
“Berita yang sudah viral melalui WA tentang dugaan perampokan oleh 7 orang anggota TNI AU pada tanggal 31 Oktober 2017, perlu saya klarifikasi supaya tidak merugikan TNI AU, telah terjadi kesalahpahaman dan bukan tindakan perampokan" papar Jemi dalam sebuah pesan singkat yang di terima Portal Komando, Kamis (2/11). 
 
Dijelaskan lebih lanjut, kejadian berawal saat mobil korban dan milik TNI AU bersenggolan. Saat itu anggota TNI AU menggunakan Nissan Serena, sedangkan korban menggunakan Kijang. “Kemudian anggota TNI AU yang menggunakan mobil Nissan Serena mengejar mobil Kijang sampai masuk ke perumahan Somerset dan berhenti setelah mobil tersebut ditabrak mobil yang dikendarai oleh oknum TNI AU,” imbuh Kadispenau.

Menurutnya, korban kemudian berteriakrampok dan oknum TNI AU yang berada di mobil melarikan diri lantaran dikejar-kejar warga. Kemudian oknum TNI AU yang berada di kendaraan Nissan melarikan diri karena dikejar oleh masyarakat setempat, tadi malam oknum 6 anggota TNI AU sudah diamankan dan dilaksanakan pendalaman serta penyelidikan oleh pihak POM Kosek III Medan. "Saat ini persoalan sudah selesai. 
 
Hanya saja, TNI AU menegaskan tidak akan melindungi anggotanya jika terbukti bersalah. Setelah mendapat laporan serta dikonfirmasi ke pihak korban, permasalahan sudah dapat diselesaikan, tetapi POM TNI AU tetap melakukan pendalaman dan penyelidikan terkait main hakim sendiri. TNI AU tidak akan melindungi dan akan melakukan tindakan hukum yang tegas sesuai dengan tindakannya," pungkasnya.(AD)
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando