Home » » Lanud Husein Sastranegara Dan Bandara Husein Sastranegara Gelar Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat 2017

Lanud Husein Sastranegara Dan Bandara Husein Sastranegara Gelar Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat 2017

Written By portal komando on 17 Nov 2017 | 8:23 AM



PK,.JAKARTA,.Pen Hsn. Dalam rangka meningkatkan sistem keamanan dan keselamatan penanggulangan darurat penerbangan di Bandara Internasional Husein Sastranegara, Angkasa Pura II Bandara Husein Sastranegara berkerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara melaksanakan latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) dengan sandi “BDO Manuk Dadali 3”, Aiport Emergency Exercise dan Contigency Exercises, bertempat di Apron Lanud Husein Sastranegara, Kamis (16/11). 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabinda Jawa Barat Brigjen TNI Dani Gautama, Dandepohar 10 Kolonel Tek Asfan Jauhari, Karumit Salamun Kolonel Kes Asnominanda, Para Dansathar di Jajaran Depohar 10.

Dalam sambutannya Executive General Manager Bandara Husein Sastranegara Eko Prihadi menyampaikan kegiatan ini digelar dalam rangka menguji sistem dan prosedur baku atau standar masing-masing institusi dalam mengambil langkah dan tindakan pada Pengendalian dan Penanggulangan Keadaan Gawat Darurat Penerbangan, terutama ketika terjadi Accident atau Incident.

Senada dengan Executive General Manager Bandara Husein Sastranegara Eko Prihadi, Danlanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb M. Iman Handojo, S.IKom menjelaskan bahwa latihan penanggulangan keadaan darurat yang sedang kita laksanakan ini, sangat penting untuk dilaksanakan, karena bertujuan untuk melatih kemampuan koordinasi, komunikasi, dan komando antar unit. Serta mengukur kemampuan dan kesiapan Lanud Husein Sastranegara dan Bandara Internasional Husein Sastranegara bila dihadapkan dengan kejadian accident atau incident yang mungkin saja terjadi.

“Saya berharap dengan perencanaan yang matang serta mentaati standar operasional prosedur (SOP) yang ada serta memahami fungsi maupun tugas masing-masing harapannya tidak akan terjadi kesalahan yang berakibat fatal, karena sedikit apapun kesalahan, dapat mengurangi ketidaksiapan personel khususnya yang terlibat dalam kegiatan operasional penerbangan”, terang Danlanud.

Diskenariokan pada hari Kamis, 16 November 2017 Bandara Internasional Husein Sastranegara berjalan dengan normal, para penumpang yang berangkat dari Bandung dengan tujuan Semarang menggunakan Pesawat Camar Air dengan Nomor penerbangan 1345BO melaksanakan boarding, sesaat setelah penumpang melaksanakan boarding dengan menggunakan bus Priority, kemudian ada dua orang pemuda mau menggunakan bus tersebut karena beralasan posisi pesawat yang jauh, kemudian terjadi perselisihan antara Supir bus Priority dikarenakan peruntukkannya untuk lansia, ibu hamil serta menggunakan kursi roda, kemudian karena tidak terima dengan penjelasan supir bus tersebut, kedua pemuda tersebut melakukan perampasan terhadap bus priority tersebut, kemudian kedua pemuda tersebut mengemudikan bus dengan kecepatan tinggi kearah Runway. Namun tindakan dua pembajak tersebut diketahui oleh pihak tower Bandara Husein Sastranegara, kemudian melaksanakan koordinasi dengan pihak Satpomau Lanud Husein Sastranegara serta Avsec untuk melakukan pengejaran.

Sadar akan dikejar oleh pihak keamananan Bandara dan Satpomau Lanud Husein Sastranegara, para pembajak tersebut menabrakkan kendaraan ke engine pesawat Camar Air yang sedang melaksanakan Taxi, di Taxiway Bravo. Sesaat kemudian timbul percikan api dimesin pesawat Camar Air. Melihat kejadian tersebut petugas Tower langsung menekan tombol Crash Bell, kemudian menginfokan ke Base Rescue dan Fire Fighting Service (RFFS) yang langsung menuju lokasi kejadian. Kemudian General Manager Bandara Husein Sastranegara mengaktifkan Emergency Operation Center (EOC) dan berkoordinasi dengan Danlanud Husein Sastranegara.

Sesaat kemudian Api di pesawat Camar Air tersebut berhasil dipadamkan, dan korban luka segera mendapat pertolongan dari tim medis. Kemudian personel Pomau Lanud Husein Sastranegara melaksanakan sterilisasi terhadap area pesawat yang terbakar, guna mencegah masyarakat mendekati lokasi tersebut.



Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando