Home » » Unsur TNI Wilayah Kulon Progo, Back Up Polres, Eksekusi Sisa Lahan Proyek Bandara Baru

Unsur TNI Wilayah Kulon Progo, Back Up Polres, Eksekusi Sisa Lahan Proyek Bandara Baru

Written By portal komando on 28 Nov 2017 | 7:55 AM

 
PK,.Yogya Barat.  Progres (tahapan) konsignasi (pembayaran) dari sisa lahan yang sudah berjalan dalam hal lahan untuk Bandara Baru di Temon Kulon Progo, seluruh nya ada 353 data. Yang sudah ditetapkan oleh Pengadilan Negeri Kulon Progo di Wates ada 219 berkas. 
 
Untuk yang sudah ambil ganti rugi ada 81 berkas dan yang belum ambil 138 berkas. yang sudah diputus hubungan hukum 81, ada 54 berkas yang belum teregister dan beberapa waktu yang lalu sudah dilakukan pembayaran langsung sebanyak 21 berkas maka sisa 33 berkas yang belum teregister, ada 32 bidang blok dan saat ini sedang dalam tahap pengukuran kembali.

Pengosongan lahan dilakukan kepada warga yang telah mendapat SP 3 dengan beberapa tahap dimulai, Senin (27/11/17) hingga selesai. Dan dalam eksekusi lahan, yang berhak mengeksekusi adalah berdasarkan penetapan Pengadilan dan berdasarkan aturan yang ada sesuai Perpres 98/2017 tentang percepatan pembangunan dan pengoperasian bandara di Kulon Progo.

Sampai saat ini ada 42 KK warga yang sampai saat ini belum mau lahan dan bangunannya didata, maka warga yang tetap menolak pembangunan bandara akan dibuatkan Berita Acara (BA) bahwa mereka masih menolak bahwa mereka sudah di konsignasi.

Penjelasan ini disampaikan, Sujiastono selaku (Pimpro pembangunan Bandara Baru NYIA). Mulai Senin (27/11/17), Angkasa Pura I (AP I) melakukan pengosongan lahan warga yang sudah di konsignasi untuk pembangunan bandara.
 
"Tidak ada niat dari AP 1 untuk mendholimi warga terdampak karena segala tahapan sudah dilalui oleh AP 1 termasuk sosialisasi sampai kepada pengajuan ukur ulang dan appraisal ulang. 
Pengosongan mulai hari Senin ini (27/11) dengan teknik dan cara yang shoft dan baik dan diharapkan tidak ada gesekan dan gejolak." jelas Sujiastono.

Ada 3 kelompok warga terdampak yang akan dilakukan pengosongan yaitu pertama sudah konsignasi dan ambil uang maka setelah konsignasi maka tanah sudah beralih sudah menjadi milik negara/AP 1 itu sudah sesuai aturannya. Kedua adalah warga yang sudah konsignasi dan sudah diukur ulang rumah dan tanaman diatas lahannya. Dan yang Ketiga adalah perorangan yang sudah di konsignasi tetapi masih menolak bandara.

Dalam penjelasan selanjutnya, bahwa yang dikosongkan adalah yg sudah dikonsignasi. Artinya secara aturan tanah atau lahan sudah menjadi milik Negara, baik yang sudah mengambil uang ganti rugi maupun yang tetap menolaknya, maka hari ini kita lakukan pengosongan tempat.

Dalam kegiatan pengosongan lahan ini, Pihak Angkasa Pura I (AP I) melibatkan personil dari. Kodim 0731/Klp.. Sat Radar 215 / Congot.. Sabhara Polres Kulon Progo. Intelkam Polres Kulon Progo, Kominda Kabupaten Kulon Progo.. Satpol PP Kulon Progo.Serta didukung oleh PT PP, selaku Pelaksana dari Angkasa Pura I dan PLN Cabang Wates. Dengan total kekuatan 200 personil gabungan TNI - POLRI. (NSR/bang natsir).
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando