Home » » Citarum Harum, Mayjen Doni Munardo : " Awal Pelestarian Sungai Harus Dari Hulu Selanjutnya Ke Hilir"

Citarum Harum, Mayjen Doni Munardo : " Awal Pelestarian Sungai Harus Dari Hulu Selanjutnya Ke Hilir"

Written By portal komando on 4 Des 2017 | 10:16 AM


Bandung,PK-Berbagai upaya yang ada dalam waktu jangka pendek terus dilakukan agar Situ Cisanti bisa kembali keberadaannya. Prajurit yang dipimpin oleh Kasdam III/Siliwangi sejak seminggu terakhir ini telah membersihkan Situ Cisanti, mudah-mudahan segera terselesaikan ada perbaikannya. Demikian dikatakan Pandam III/Siliwangi pada saat memberikan pengarahan dalam kegiatan Sabilulungan Melindungi Citarum serta Silaturhami dengan Bupati Bandung di lapangan Sepak bola Kelurahan Taruma Jaya, Kec. Kertasari Kab.Bandung, Minggu (3/12) kemarin. 
 
Kegiatan yang dihadiri Bupati Bandung Dadang M Nasser, Budayawan Tisna Sanjaya, Pegiat Lingkungan Irma Hutabarat, dan Relawan Lingkungan merupakan upaya masyarakat sepanjang aliran Das Citarum guna mencapai Hutan Lestari “Leuwueung Hejo rakyat Ngejo”.

Dikatakan Mayjen Doni lebih lanjut, Sungai Cisanti atau Waduk Cisanti adalah Waduk tertua, Waduk purba yang usianya sudah mencapai 12 juta tahun, sehingga mata air purba tersebut debit airnya sudah mengalami penurunan. “Setelah kita bersihkan, tolong pak kades dan pak Camat Kertasari, Situ Cisanti dijaga bener- benar jangan sampai ada yang buang lagi di kawasan itu,” tuturnya.

Disampikannya, Situ Cisanti yang terletak di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung Barat, merupakan titik nol sungai Citarum, sehingga awal dari kegiatan pelestarian Sungai harus dari hulu dan selanjutnya ke hilir. "Sementara penanaman pohon Tarum nanti akan di mulai wilayah Pangrango yang dilewati sungai Citarum. Maung Siliwangi telah menyiapkan 40 ribu tanaman dan para Kepala Desa bisa mendaftar kepada Aster Kasdam Kol.Adri" tukas Jenderal yang pernah memimpin Korps Baret Merah ini. 

Dirinya menegaskan dalam tahap pertama ada 6000 batang pohon Tarum yang bisa ditanam, semua bibit yang keluar dari pembenihan adalah bibit-bibit yang berkualitas, supaya bila ditanam rakyat sebanyak 10 maka akan tumbuh pula sepuluh. Targetnya, enam bulan Citarum bersih dari sampah, dua tahun limbah bisa diatasi, dan lima tahun masalah banjir terselesaikan. Namun dengan catatan, semua pihak bergerak bersama kompak mengatasi persoalan. 
 
"Tidak perlu bangga tanam pohon 100.000 – 200.000 tapi yang tumbuh hanya 200, itu sama sekali tidak ada gunanya. Kami akan melakukan pembenahan Sungai Citarum tuntas dalam waktu enam bulan lewat program Citarum Harum" pungkas Pangdam.
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando