Home » » Satuan Radar 215 Congot, Peringati Hari Ibu Ke 89 Tahun 2017.

Satuan Radar 215 Congot, Peringati Hari Ibu Ke 89 Tahun 2017.

Written By portal komando on 22 Des 2017 | 3:39 PM


PK,. Yogya Barat. Dengan mengambil tema "PEREMPUAN BERDAYA, INDONESIA JAYA", Peringatan Hari Ibu Tahun 2017 di gelar oleh Satuan Radar 215 Congot. Kegiatan ini di ikuti oleh seluruh Perwira Satrad 215 Congot, Anggota Satrad 215 Congot dan para Ibu Ibu anggota IKKT PWA 005 Satrad 215.


Pelaksanaan kegiatan peringatan Hari Ibu ini, dilaksanakan di Aula Angkasa, Komplek Satuan Radat 215 Congot, Jum'at (22/12/17). Dengan di pimpin langsung Komandan Satrad 215 Congot, Mayor Lek Joko Dwi Maryanto ST.MM sebagai Inspektur Upacara. 

PNS/ASN (Aparatur Sipil Negara) yang membacakan sejarah secara singkat atas peringatan Hari Ibu ini, dipercayakan kepada Yunita Widyowati. Sedangkan Komandan Upacara dipegang oleh Lettu Lek Edi Supanto. 

"Secara Sejarah, Yogyakarta ini punya peranan penting dalam lahirnya Hari Ibu, yang setiap tahun diperingati tanggal 22 Desember ini, Kongres pertama dilaksanakan di Yogyakarta ini" tegas Mayor Lek Joko Dwi Maryanto, ST.MM.

Pada peringatan Hari Ibu ini, Komandan Satuan Radar 215 Congot, membacakan amanat Yohana Yembise selaku Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. 
 
Amanatnya antara lain:
 
Peringatan hari ibu setiap tahunnya diselenggarakan untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan Indonesia, yang telah berjuang bersama-sama kaum laki-laki dalam merebut kemerdekaan dan berjuang meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Deklarasi Kongres Perempuan Indonesia pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta menjadi peristiwa sekaligus sebagai tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia dn diperingati setiap tahun nya baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Komitmen pemerintah juga dibuktikan dengan diterbitkannya Keputusan Presiden RI Nomor 316 tahun 1959, yg menetapkan bahwa tanggal 22 Desember sebagai hari Ibu hari nasional dan bukan hari libur.

Arti penting Peringatan hari ibu adalah upaya untuk mewariskan nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan yang terkandung dalam sejarah perjuangan kaum perempuan kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama generasi penerus bangsa agar mempertebal tekad dan semangat untuk bersama-sama melanjutkan dan mengisi pembangunan, dengan dilandasi semangat persatuan dan kesatuan.

Perempuan dan laki-laki memiliki peran dan kedudukan yang setara dalam mencapai tujuan negara serta dalam memperjuangkan kesejahteraan di semua bidang pembangunan seperti bidang Pendidikan, Ekonomi, Sosial, Politik dan Hukum. 
 
Perempuan dan laki-laki juga mempunyai kesempatan, akses serta peluang yang sama, sebagai sumber daya pembangunan sebagaimana target yang harus dicapai dalam tujuan Pembangunan Jangka Menengah dan Panjang maupun tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan sampai tahun 2030. Atas dasar inilah PHI ke-89 tahun 2017 mengangkat tema"Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya" dan sub tema :
a. Meningkatkan akses ekonomi bagi perempuan menuju perempuan mandiri, sejahtera dan bebas kekerasan.
b. Peningkatan ketahanan keluarga untuk mewujudkan keluarga yang kuat dalam berbagai bidang (kesehatan, ekonomi, pendidikan, kehidupan bermasyarakat dan kuat dalam menyikapi perbedaan budaya)

Hal ini didasari oleh situasi dan kondisi bangsa Indonesia yang saat ini sedang menghadapi situasi yang disebut oleh kepala negara " Darurat" kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Pada kesempatan PHI ke-89 ini, kami juga ingin menyampaikan bahwa pelibatan dan peningkatan peran kaum laki-laki dan keluarga dalam pembangunan juga menjadi bagian yang penting dalam rangka penghapusan segala bentuk diskriminasi dan tindak kekerasan lainnya, serta berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa. Berbagai persoalan bangsa dan Kompleksitas masalah-masalah sosial yang terjadi di masyarakat seperti: kekerasan termasuk tidak pidana perdagangan orang (TPPO), pornografi, infeksi menular seksual dan HIV/Aids, narkoba, kriminalitas dan lainnya yg disebabkan oleh runtuhnya pondasi ketahanan dalam keluarga.

Akhirnya kami mengajak semua perempuan untu Akhirnya kami mengajak semua perempuan untuk maju terus menjadi sosok yg Mandiri, Kreatif, Inovatif, Percaya Diri dan meningkatkan Kwalitas dan Kapabilitas dirinya sehingga bersama laki-laki menjadi kekuatan yang besar dalam membangun keluarga, masyarakat dan Bangsa. (NSR/bang natsir).
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando