Home » » Sinergitas TNI, Polri Dan Kejaksaan Di Perbatasan Utara NKRI

Sinergitas TNI, Polri Dan Kejaksaan Di Perbatasan Utara NKRI

Written By portal komando on 22 Des 2017 | 8:28 PM

Keterangan Foto : Pemberangkatan eksekusi ke-14 tahanan menggunakan Maskapai Sriwijaya Air dari Bandara Raden Sadjad menuju Lembaga Permasyarakatan Tanjung Pinang dengan pengawalan yang ketat dibawah pimpinan Letda Pom Bambang Iswanto dan Ipda`Kaban. ( Foto Pen Rsa)

PK,.NATUNA,.(22/12),.Pangkalan TNI AU Raden Sadjad (Rsa) Natuna untuk kesekian kalinya melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) berupa bantuan TNI kepada Polri dalam pengamanan pengiriman tahanan melalui penerbangan sipil menuju Lembaga Permasyarakatan di Tanjung Pinang. 

Tahanan WNA yang berjumlah 14 ini merupakan pelaku Illegal Fishing dari Vietnam dan Tiongkok yang melakukan pencurian ikan di perairan Indonesia khususnya di wilayah laut Natuna.Bersinergi dengan Polres Natuna danpihak Kejari Kabupaten Natuna, Lanud Raden Sadjad memberangkatkan terrpidana tersebut menggunakan Rantis melaluiBase Ops Lanud Rsa menuju Bandara Raden Sadjad, Natuna. Rabu (20/12)

Sinergitas TNI, Polri dan Kejari Natuna terselenggara berdasarkan UU No. 34 tahun 2004 tentang TNI, Perkasau nomor: Perkasau/44/IX/2007 tanggal 27 September 2007 tentang Prosedur Lokal Lalu Lintas Udara Lanud Ranai, Surat Pangkoopsau I Nomor : B/2967/XII/2017 tentang Bantuan Pengamanan, Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor : PM 80 Tahun 2017 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional, dan surat permohonan Kejari Natuna No : B-1118/N. 10. 13.3/Euh.3/12/2017 tentang permintaan bantuan pengawalan eksekusi terpidana dan pengamanan penerbangan serta surat dari Polres Natuna No : B / 920 / XII / 2017 tentang pemindahan tahanan.

Menurut keterangan Komandan Lanud Rsa Kolonel Pnb Azhar Aditama, “berdasarkan UU dan aturan Hukum yang berlaku serta surat-surat resmi tersebut, Lanud Raden Sadjad sangat mendukung dan berperan aktif dalam upaya melaksanakan pemindahan terpidana dari tahanan Polres menuju Lembaga Permasyarakatan kelas II Tanjung Pinang.

“Pemberangkatan tahanan tersebut menggunakan fasilitas Maskapai penerbangan sipil melalui Bandara Raden Sadjad, namun persiapan dan perencanaan segala prosedur serta aturan tentang pengamanan tahanan di penerbangan sipil, kita laksanakan di Base Ops Lanud Raden Sadjad. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terhadap hal-hal yg tidak diinginkan, imbuh Danlanud. (Pen Rsa )`






Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando