Home » , » DANLANTAMAL XIV PIMPIN UPACARA PERINGATAN HARI DHARMA SAMUDERA TAHUN 2018

DANLANTAMAL XIV PIMPIN UPACARA PERINGATAN HARI DHARMA SAMUDERA TAHUN 2018

Written By portal komando on 15 Jan 2018 | 3:31 PM



Sorong, 15 Januari 2018. Pada hari Senin tanggal 15 Januari 2018, bertempat di Lapangan Mako Lantamal XIV Sorong Jl. Bubara No. 1 Sorong, Prov. Papua Barat, telah dilaksanakan Upacara Peringatan Hari Dharma Samudera Tahun 2018 di Mako Lantamal XIV, bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Komandan Lantamal (Danlantamal) XIV Brigjen TNI (Mar) Amir Faisol, S. Sos., M. M., dan bertindak sebagai Komandan Upacara (Danup) Kasubsi Yar (BP) Akun Lantamal XIV Mayor Laut (S) Rekso Nuryono, S. E. dan Perwira Upacara Kasubdis Ren Disharkan Kapten Laut (T) Irwantono.

Dalam amanat Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S. E., M.A.P. yang dibacakan Irup dikatakan bahwa: “Pada tanggal 15 Januari 1962, telah terjadi pertempuran di Laut Aru, dimana Komodor Yos Sudarso sebagai Senior Officer Present Afloat (Sopa) On Board di R.I Matjan Tutul yang tertembak kapal perang Belanda dan tenggelam, gugur bersama awak R.I Matjan Tutul. Oleh karena itu untuk mengenang peristiwa heroic tersebut, pemimpin TNI Angkatan Laut menetapkan tanggal 15 Januari sebagai hari Dharma Samudera. Melalui Upacara peringatan hari Dharma Samudera ini, diharapkan penghormatan dan penghargaan kita semua atas jasa dan pengorbanan para Pahlawan Samudera dapat terpelihara. Disamping itu, peringatan ini hendaknya dijadikan sebagai momentum untuk membangkitkan kembali tekad dan semangat kita agar tetap tegar dan pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan”.

Lanjutnya “Konstelasi Geografis Indonesia yang terdiri dari dua pertiga wilayah lautan akan mengundang pihak-pihak tertentu untuk datang memanfaatkan laut demi kepentingannya. Oleh sebab itu, bagi Bangsa Indonesia pertahanan laut yang kuat merupakan suatu kebutuhan yang tidak diragukan lagi, karena tanpa pertahanan laut yang kuat, pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab akan mengambil keuntungan di wilayah perairan kita. Terkait dengan hal tersebut, salah satu kunci keberhasilan perjuangan di masa lalu, yang dapat kita jadikan sebagai pedoman adalah sikap kebersamaan, senasib dan seperjuangan, integritas tinggi, kerja keras, kerja cerdas, tanpa pamrih, serta lebih mengutamakan kepentingan Bangsa dan Negara diatas kepentingan pribadi atau kelompok”.









Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando