Home » » Panglima TNI : Menyongsong Tahun Politik, Wujudkan Soliditas dan Sinergitas TNI

Panglima TNI : Menyongsong Tahun Politik, Wujudkan Soliditas dan Sinergitas TNI

Written By portal komando on 17 Jan 2018 | 2:49 PM


 
JAKARTA,. (17/1)., Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP., menyampaikan bahwa dalam menyongsong tahun politik 2018, penting untuk mewujudkan soliditas dan sinergitas TNI dengan seluruh komponen bangsa bagi kepentingan integritas NKRI dan suksesnya penyelenggaraan pesta demokrasi nasional tahun 2018 dan 2019.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP., dalam sambutannya pada upacara 17an yang dibacakan oleh Danpuspomau Marsma TNI Agung Handoko S.H, M.H., di Mabesau Cilangkap, Rabu (17/1), yang diikuti Pamen, Pama, Bintara, Tamtama, dan ASN TNI, serta dari unsur Satwalkol Paskhas dan Puspomau.

Dikatakan, dengan diselenggarakannya Pilkada serentak di 171 daerah meliputi 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten, akan berpotensi menimbulkan konflik dan kerawanan berupa pertikaian horizontal maupun vertikal yang dapat menciderai pesta demokrasi nasional, bahkan dapat mengoyak Kebhinnekaan bangsa.

Hal ini Harus menjadi perhatian bersama, jika potensi konflik dan kerawanan Pilkada serentak 2018 tidak tertangani secara tuntas dan diantisipasi secara dini, bukan tidak mungkin dapat memicu kegagalan pada Pilkada serentak 2018, yang akan berimbas hingga penyelenggaraan Pemilu dan Pilpres 2019.

Untuk itu Prajurit TNI dimanapun bertugas untuk selalu tetap berpegang teguh pada Komitmen Netralitas TNI dan menghindari sikap dan perilaku yang menjurus pada politik praktis. TNI bersikap netral dan melaksanakan tugas pengamanan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Kepada seluruh Komandan Satuan di jajaran TNI agar meletakkan kembali penguatan kualitas mental ideologi Prajurit TNI sebagai insan Prajurit sejati yang berahlak mulia, setia, memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI”, pinta Panglima TNI.

Untuk menuju TNI yang profesional, modern, dan tangguh tersebut, diperlukan implementasi proses rekrutmen yang bersih, transparan, humanis dan bebas KKN. Pada aspek kesejahteraan, ke depan TNI akan berorientasi pada peningkatan kinerja dan akuntabilitas organisasi untuk mencapai remunerasi secara bertahap sampai 100 persen, peningkatan gaji dan uang lauk pauk prajurit serta pemenuhan kebutuhan perlengkapan perorangan.

Untuk itu Prajurit dan PNS TNI dituntut mampu menyikapi secara cerdas terhadap perkembangan lingkungan strategis, upaya adu domba, provokasi, penyalahgunaan media sosial dan serangan siber dengan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin maju dan modern, jelasnya.
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando