Home » » Hebat!!! Terobosan Korem 044/Gapo Dengan Bios 44 Atasi Karhutla Dan Tingkatkan Taraf Hidup Masyarakat

Hebat!!! Terobosan Korem 044/Gapo Dengan Bios 44 Atasi Karhutla Dan Tingkatkan Taraf Hidup Masyarakat

Written By portal komando on 12 Feb 2018 | 5:36 PM



Jakarta,PK-Pada akhir tahun 2015, di Sumatera Selatan terdapat 736.876 hektare hutan dan lahan yang terbakar yang disebabkan rendahnya pengetahuan masyarakat tentang bahayanya akibat yang ditimbulkan. Seperti dengan membakar hutan dan lahan. Selain itu juga disebabkan kurangnya pengawasan dan bimbingan tentang pola pembuatan lahan itu sendiri. 

TNI AD, selain bertugas mengamankan teritorial negara, melalui Pembinaan Teritoral (Binter) sangat aktif membina masyarakat seperti Komsos dengan masyarakat dan pembinaan ketahanan wilayah. Komandan Korem (Danrem) 044/Garuda Dempo, Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.IP melalui sambungan telepon kepada Portal Komando mengatakan, berangkat dari pengalaman dirinya saat menjadi Dansatgas Karhutla, disimpulkan bahwa Karhutla memerlukan penanganan khusus dengan melakukan berbagai pendekatan. "Pertama dengan pendekatan alam seperti kanal bloking, membuat hujan buatan, water bombing, restruksturisasi tanah, dan bahkan membentuk satgas doa dengan bersama-sama memohon kepada sang pemilik alam" imbuhnya. Cara kedua, sambung Danrem, adalah dengan pendekatan sosial kemasyarakatan seperti memberdayakan pertanian, perhutanan dan perikanan. 
 
Dan ketiga adalah melakukan reklamasi dan reboisasi serta pengolahan limbah. Dengan melakukan berbagai pendekatan tersebut, langkah selanjutnya dapat dilakukan dengan pendekatan teknokogi yakni dengan merekayasa struktur tanah, yang tidak ada mineral menjadi kaya mineral sehingga menjadi lahan produktif. "Saya ingat dengan tempe, yang menggabungkan kedelai menjadi sebuah produk yang bermanfaat. Dalam hal ini menggabungkan unsur yang ada di dalam tanah menjadi lahan produktif, jadi mengatasi kebakaran bersamaan membuat pupuk seperti nusantara empat sehingga lahan tersebut menjadi produktif" ungkapnya. 

Disampaikannya lebih lanjut, TNI AD melalui Binter juga diwujudkan dengan Bhakti TNI dan telah menghasilkan beberapa karya. Salah satunya adalah terobosan dalam menangani Karhutla, melalui Korem 044/Gapo terciptalah suatu formula, yakni Bios 44. "Kebakaran hutan dan lahan yang menjadi langganan terjadi kebakaran sebenarnya bisa menjadi produktif, bahkan lahan tersebut bisa dimanfaatkan untuk bertani, beternak maupun berkebun. 
 
TNI AD sangat siap dalam menangani karhulta dan membantu masyarakat yang ingin memanfaatkan lahan untuk bercocok tanam" terang Kolonel Inf Kunto. Terlebih, lanjutnya, Korem 044/Gapo sendiri memiliki formula Bios 44 yang merupakan agen hayati dari gabungan simbiosis mutualisme antar mikroorganisme yang dapat mengatur PH tanah dan memberikan unsur makro pada tanah sehingga dapat menambah tingkat kesuburan pada tanaman. Bios 44 merupakan gabungan simbiosis mutualisme antar mikroorganisme dan berfungsi untuk mempercepat terjadinya pembusuk materiai organik lahan gambut. Dan juga sekaligus melembabkan serta menutup rongga gambut dengan hifa atau sejenis lendir yang dihasilkan mikroorganisme yang terkandung dalam larutan yang sudah diformulasi. 
 
"Bios 44 merupakan gabungan mikroorganisme yang mampu memproduksi endospore yang tahan terhadap terhadap lingkungan seperti panas, asam, dan garam, dapat berada dalam lingkungan ekstrim dalam jangka waktu yang lama. Endospore adalah zat yang dibentuk pada saat mikroorganisme stress terhadap asupan makanan, memungkinkan organisme Bios 44 untuk terus berada di dalam lingkungan sampai kondisi menjadi baik" tuturnya. 

Dijelaskannya lebih lanjut, untuk membantu para petani dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian maupun perkebunan, Korem 044/Garuda Dempo telah memberikan bantuan kepada para petani secara cuma-cuma di seluruh wilayah Sumsel bahkan hingga keluar Sumsel dengan penggunaan Bios 44, serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang manfaat dan cara menggunakan Bios 44. 
 
Tidak hanya itu, pada tahun 2016 di lahan gambut Sumsel telah dilakukan penebaran Bios 44 dengan kapasitas besar bekerjasama dengan Tim Satgas Karhutla lainnya seperti BNPB, BPBD dan pihak terkait lainnya dengan menggunakan Pesawat Helly. "Dengan dilakukan penebaran Bios 44 ini, hingga tahun 2018 tidak lagi terjadi kebakaran lahan gambut seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya. Dan masyarakat dapat memanfaatkan lahan gambut tersebut untuk bercocok tanam, baik pertanian maupun perkebunan dan perikanan, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat di lahan gambut tersebut" kata lukusan Akmil tahun 1992 ini.
Share this article :

+ komentar + 1 komentar

12 Februari 2018 18.13

Keren dan mantap kreasi KoKor 044 Palembang sangat membantu petani dan rakyat. Maju terus Danrem 044 Gapo....!

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando