Home » » Ini Pemaparan Panglima TNI Dalam Kuliah Umumnya Di Kampus Bela Negara

Ini Pemaparan Panglima TNI Dalam Kuliah Umumnya Di Kampus Bela Negara

Written By portal komando on 13 Mar 2018 | 2:08 PM

Bogor, PK-Dihadapan 243 mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan), Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P menyampaikan Kebijakan TNI dalam Menjaga Kedaulatan dan Keutuhan Wilayah NKRI mendasari kebijakan setiap kementerian maupun lembaga, termasuk TNI, meliputi visi dan misi pemerintah yang dicanangkan oleh Presiden. 
 
Presiden Joko Widodo saat ini berkeinginan untuk “Mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong". Hal itu disampaikan Panglima TNI saat memeberikan kuliah umum di kampus Bela Negara, Selasa (13/3) di Gedung Auditorium Unhan, Kawasan IPSC, Sentul, Bogor. 
 
Menurut Hadi, Kata kunci yang dipedomani oleh TNI dalam menyusun kebijakannya adalah Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian berlandaskan gotong royong. "Tiap-tiap misi pemerintah yang telah ditetapkan ke dalam rencana tindak dan aksi TNI. Bahwa TNI berkomitmen untuk mewujudkan keamanan nasional dalam menjaga kedaulatan dan keamanan sumber daya maritim yang memang merupakan tugas pokok TNl" paparnya. 
 
Dijabarkan lebih lanjut Panglima TNI bahwa TNI berkomitmen untuk sejalan dan mendukung kebijakan pemerintah, di antaranya untuk meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme prajurit, membangun kekuatan TNI yang bercirlkan negara maritim, hingga mengawal ideologi Pancasila sebagai kepribadian bangsa yang paling utama. "Faktor selanjutnya yang menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan TNl adalah perkembangan lingkungan strategis. 
 
Fenomena lingkungan strategis saat ini masih diliputi oleh beberapa hal penting, seperti perang dagang, ketegangan semenanjung Korea dan konflik dl Laut Cina Selatan, pelanggaran yurisdiksi wilayah, radikalisme, bencana alam, dan isu kesenjangan masih menjadi fokus perhatian kita saat ini" tuturnya. Satu hal lagi yang menjadi perhatian menurutnya adalah bahwa tahun ini akan diselenggarakan Pilkada serentak pada 171 daerah di seluruh wilayah Indonesia, serta tahapan Pilpres 2019. Hal ini tentunya merupakan sebuah kegiatan yang akan sangat menentukan stabilitas jalannya roda pemerintahan balk tingkat pusat maupun daerah. 
 
"Selain itu kita tidak boleh alpa dalam menyikapi perkembangan dunia. Seperti kita ketahui bahwa Revolusi industri terus bergerak, dari revolusi industri pertama, kedua, ketiga dan saat ini kita sudah berada dl era Revolusi lndustri 4.0" kata Hadi. 
 
Disampaikannya lebih lanjut dalam setiap revolusi pasti selalu diwarnai oleh hal-hal yang bersifat kekinian dan selalu ada inovasi-inovasi yang bersifat disruptif, di mana suatu terobosan dapat sena-mena mengubah paradigma atau tatanan yang selama ini kita kenal. "Beberapa dampak yang telah kita rasakan di antaranya adalah kemajuan teknologi digital yang tumbuh secara eksponensial. Hal ini telah memicu berbagai perbaikan cara berproduksi di segala bidang ke arah yang lebih maju, ellsien serta berdaya guna tinggi" ungkapnya.

Dikesempatan tersebut, Rektor Unhan, Mayjen TNI Dr. Yoedi Swastanti, M.B.A mengingatkan kepada mahasiswa Unhan untuk menyadari pentingnya materi yang disampaikan oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P sebagai bekal dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan implementasi dalam penerapan tugas dimasa mendatang. Kuliah umum ini tidak hanya oleh 243 mahasiswa Unhan tetapi dihadiri pejabat Eselon l . ll dan Ill serta seluruh Dosen di lingkungan Unhan. (AD)
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando