Home » , » 2.500 Prajurit Kodiklatal Dan Masyarakat Krembangan Utara Bersihkan Bozem Morokrembangan

2.500 Prajurit Kodiklatal Dan Masyarakat Krembangan Utara Bersihkan Bozem Morokrembangan

Written By portal komando on 20 Apr 2018 | 7:44 PM



Kodiklatal, (20/4). Setelah sebelumnya melaksanakan kegitan donor darah, sedikitnya 2.500 Prajurit Antap, prajurit siswa, Pegawai Negeri Sipil (PNS), Anggota Jalasenastri Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan Angkatan Laut (Kodiklatal) bersama masyarakat Krembangan bahu membahu melaksanakan kegiatan sosial bersih-bersih buzem Morokrembangan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan TNI Angkatan Laut (Hardikal) ke-72 Tahun 2018, Jumat, (20/4).

Bersih bersih buzem yang bekerja sama dengan Pemkot Kota Surabaya tersebut selain dihadiri Pejabat Utama Kodiklatal juga dihadiri Pejabat Utama AAL dan STTAL, pejabat Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Surabaya serta Camat Krembangan Drs Yudi Kartika, Lurah Krembangan Selatan dan Lurah Krembangan.

Komandan Kodiklatal Laksda TNI Darwanto, S.H., M.A.P dalam sambutanya menyampaikan bahwa kegiatan bersih-bersih bozem merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka menyambut Hardikal ke-72 tahun 2018, yang tepatnya jatuh pada tanggal 12 mei 2018 yang akan datang. Adapun Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian Kodiklatal terhadap kebersihan lingkungan sekitar terutama bozem Morokrembangan, yang mana kesatrian Kodiklatal dan AAL, wilayahnya berbatasan dengan bozem, sehingga secara moralitas Kodiklatal juga mempunyai rasa tanggung jawab untuk ikut menjaga kebersihan dan keindahan taman daerah bozem.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kebersihan lingkungan merupakan hal yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia karena sebagai unsur fundamental dalam kesehatan. Yang dimaksud dengan kebersihan lingkungan adalah menciptakan lingkungan yang sehat sehingga tidak menjadi sumber berbagai penyakit.

Lingkungan kerja, lanjut Pati bintang dua di pundak ini, merupakan sarana utama yang harus diperhatikan bagi berhasilnya proses belajar mengajar di lembaga pendidikan ini. Kinerja yang maksimal dihasilkan tidak saja dari kualitas sumber daya manusia pengawak organisasi, namun lingkungan yang sehat sangat mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas, karena manusia dan lingkungannya merupakan dua faktor yang saling mempengaruhi. Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan dan perbaikan lingkungan adalah bahwa lingkungan tempat manusia hidup, khususnya tempat manusia bekerja, bergerak, dan belajar harus memenuhi syarat kesehatan. Artinya lingkungan tersebut tidak mudah menimbulkan hal yang dapat membahayakan keselamatan jiwanya.

Adapun pembersihan Buzem dimaksudkan untuk mencegah terjadinya banjir dan juga menjaga keindahan sekaligus kebersihan dari danau yang berfungsi sebagai resapan dan pengatur banjir di kawasa Surabaya utara tersebut. Selain itu pembersihan ini juga mendukung program Pemkot Surabaya sebagai kota Green and Clean.

Pengerjaan pembersian dilaksanakan dengan dua cara, sebagian prajurit yang dibekali galah dari bambu dan diberi pengait diujungnya, berusaha untuk menarik tumpukan sampah dan enceng ke atas, sementara sebagian lainnya di tempatkan di perahu karet untuk menyeret sampah dan enceng ke tepi.
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando