Home » » Gereja di Wilayah Perbatasan, Di Rehab Satgas Raider 500/Sikatan

Gereja di Wilayah Perbatasan, Di Rehab Satgas Raider 500/Sikatan

Written By portal komando on 30 Apr 2018 | 8:00 PM



Boven Digoel, Papua- Tak hanya menjaga keamanan saja. Namun, Satgas Pamtas Yonif 500 Raider/Sikatan, juga memiliki visi dan misi yang wajib diemban oleh seluruh personelnya selama berada di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini.

Seperti yang terjadi saat ini di Kampung Patriot, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua. Senin, 30 April 2018 siang. Puluhan prajurit Pamtas, dengan dibantu oleh masyarakat sekitar, terlihat sangat antusias ketika melakukan renovasi terhadap salah satu tempat ibadah yang berada di kampung tersebut.

Komandan Satuan Tugas (Dan Satgas) Pamtas Yonif Raider 500/Sikatan, Mayor Inf Shidik mengungkapkan, kegiatan itu sudah berlangsung sejak 3 hari yang lalu.

Kendati demikian, kata Dansatgas Pamtas RI-Papua Nugini ini, selama berlangsungnya proses rehabilitasi gereja tersebut, personelnya tak sendirian. Namun, terdapat puluhan warga sekitar yang ikut serta membantu proses rehabilitasi tersebut.

“Momen ini sangat tepat untuk membuka hati masyarakat disini, agar lebih peduli dengan kebersihan lingkungan. Khususnya di tempat-tempat ibadah,” kata Mayor Inf Shidik.

Sementara itu, menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Stasi Santo Bartolomeus menambahkan, dirinya sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Satgas Pamtas Raider 500/Sikatan. “Kami sangat bersyukur sekali, puji tuhan kami ucapkan terima kasih,” ujar Enebertus.

Menurutnya, gereja Katolik Kampung Patriot, merupakan satu-satunya gereja yang berada tepat di wilayah perbatasan. Dirinya berharap, dengan adanya perbaikan tersebut, seluruh warga di kampungnya, dapat merawat bangunan tersebut dengan sebaik mungkin. “Semoga ke depannya, warga bisa merawat tempat ibadah ini dengan sebaik-baiknya,” pinta Ketua Dewan Stasi Santo Bartolomeus ini.
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando