Home » , » Prinsip Zero Accident Harus dipegang Teguh dalam Latihan Siswa Kodiklatal

Prinsip Zero Accident Harus dipegang Teguh dalam Latihan Siswa Kodiklatal

Written By portal komando on 3 Apr 2018 | 5:30 PM



Makassar, (3/4). Dalam pelaksanaan Latihan Praktek (Lattek) siswa Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan laut (Kodiklatal), Alat Instuksi (Alins) dan Alat Penolong Instuksi (Alongins) yang dimiliki Kodiklatal terbatas. Untuk menghindari terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan kerugian personel dan material, maka prinsip zero accident harus konsisten dipegang teguh dalam setiap kegiatan latihan yang melibatkan Siswa Kodiklatal.

Demikian disampaikan Komandan Kokdiklatal Laksda TNI Darwanto, S.H., M.A.P dalam pengarahannya kepada Prajurit Antap dan Siswa Sekolah Kesehatan Angkatan Laut (Sekesal) Makassar Pusdikkes Kodikdukum Kodiklatal, yang dilaksanakan di Aula Sekesal Makassar Selasa, (3/4).

Pengarahan orang nomor satu dijajaran Kodiklatal tersebut diikuti 90 peserta yang tersediri Prajurit Antap dan Siswa Sekolah Kesehatan Angkatan Laut (Sekesal) juga dihadiri Ketua Gabungan Jalasenastri Ny. Ina Darwanto serta pejabat Utama Kodiklatal diantaranya Direktur Umum Kodiklatal Laksma TNI Bernard Setyo Budiheruyono, Komandan Kodikdukum Kolonel Laut (T) Sa’ban Nur Subkhan, Paban I Rendik dan Paban II Opsdik Ditdiklat Kodiklatal.

Lebih lanjut Dankodiklatal menyampaikan untuk menghindari terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan kerugian personel dan material, hendaknya tenaga pendidik sekesal juga memahami petunjuk dan pengoperasian alins alongins yang digunakan dalam setiap lattek dan memastikan bahwa alins alongins yang dioperasikan memiliki sertifikat kelaikan.

Disisi lain disampaikan bahwa seorang tenaga pendidik, senantiasa menjaga profesionalisme dengan meningkatkan kemampuan, daya saing dan keunggulan, yang semuanya ditujukan guna menjadi yang terbaik dan terdepan dalam lingkup kompetisi yang sehat, kesatria dan mengedepankan norma serta aturan yang benar. Senantiasa membangun kemampuan, keterampilan dan pengetahuan, karena hanya prajurit yang terampil, berdedikasi dan berpengetahuan luas yang akan berhasil dalam menjalankan tugasnya.

Hal yang harus diperhatikan oleh seorang tenaga pendidik dalam hal ini adalah instruktur dan bingsis serta tenaga kependidikan adalah penampilan (performance), karena saudara adalah sebagai figur dan anutan yang setiap hari mendampingi siswa, sehingga dalam berpenampilan mulai rambut hingga sepatu, harus selalu yang terbaik, termasuk postur tubuh jangan gendut, yang proporsional.

Kepada para siswa Sekesal Dankodiklatal berpesan agar para siswa memahami dengan baik apa tujuan dan sasaran pendidikan yang diikuti, agar setelah lulus mampu menjadi tenaga kesehatan yang berkualitas. pahami tentang pentingnya tugas pokok dukungan kesehatan kepada setiap prajurit serta pelayanan kesehatan kepada keluarganya dalam rangka mendukung keberhasilan tugas tni al. Selain itu, para siswa harus memahami bahwa medan penugasan nanti tidak hanya terbatas pada rumah sakit yang ada di darat saja melainkan bisa di kapal bantu rumah sakit seperti KRI dr. Suharso-990 atau bahkan pada saat operasi dan latihan-latihan yang digelar tni al. 
 
Setelah menyelesaikan pendidikan nanti, para siswa hendaknya selalu belajar dan belajar untuk meningkatkan dan memantapkan profesionalisme tenaga kesehatan yang mampu melaksanakan se-tiap tugas dengan penuh keikhlasan dan kejujuran berdasarkan hati nurani serta tanggungjawab moral yang tinggi, sehingga mampu membawa nama baik almamater sekesal makassar dimanapun nanti bertugas.
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando