Home » » Satgas Yonif R 323/BP Kostrad Menari Lintas Budaya Bersama Warga Di Perbatasan

Satgas Yonif R 323/BP Kostrad Menari Lintas Budaya Bersama Warga Di Perbatasan

Written By portal komando on 29 Apr 2018 | 7:44 PM


Asiki,PK-Tari adalah gerak tubuh secara berirama yang dilakukan untuk keperluan pergaulan, mengungkapkan perasaan, maksud, dan pikiran. Bunyi-bunyian yang disebut musik pengiring tari mengatur gerakan penari dan memperkuat maksud yang ingin disampaikan. Hari Tari Dunia pertama kali dicanangkan di tahun 1983 oleh lembaga tari internasional asal Paris Counseil International de la Danse (CID).

Untuk turut memeriahkan peringatan tersebut, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 323/BP Kostrad menggelar acara menari bersama seluruh warga di Asiki dan sekitarnya. Masyarakat tumpah ruah di lapangan sepak bola Asiki pada Minggu 29 April 2018.  Masyarakat lintas budaya dan para pelajar turut ambil bagian dalam mengekspresikan tarian daerah masing-masing seperti, Tari Aster, Tari Tobelo, Tari Patola, Tari Poco-poco serta tarian lain yang secara spontan ditunjukan oleh para peserta. Rilis yang diterima melalui perwira staf Satgas menyebutkan setidaknya ada sekitar 800 orang warga masyarakat memenuhi lapangan dan larut dalam kecerian. 

Dalam acara tersebut juga, Dansatgas Yonif Raider 323/BP Kostrad, Letkol Inf Agust Jovan Latuconsina, M. Si. (Han) memberikan bingkisan menarik bagi setiap peserta yang tampil energik pada setiap sesi tarian. Merryana, seorang ibu asal Ambon yang hadir menuturkan perasaannya.  "Kami warga di perbatasan tinggal majemuk dari berbagai suku, namun sangat jarang diadakan kegiatan yang melibatkan warga lintas suku seperti ini". Untuk memperkuat tema persatuan yang ingin dimunculkan pada acara tersebut, seluruh personel Satgas mengenakan pakaian kaos yang berlogokan " Aku Papua Aku Indonesia". Menurut Dansatgas kegiatan dilakukan sebagai upaya melestarikan sekaligus mengenalkan budaya Indinesia di perbatasan
 
"Ini sengaja kami lakukan untuk mengkampanyekan bahwa Papua adalah Indonesia, dan kami membuktikan bahwa di perbatasan pun warga bisa hidup berdampingan dengan damai dari berbagai suku dan agama".ungkapnya. Menurutnya pula bahwa tarian adalah suatu kekayaan budaya Indonesia yang menjadi power bangsa ini di mata dunia.(AD)
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2016 - All Rights Reserved
Created by Portal-Komando