Komandan Kodiklatal Buka Dikmapa PK TNI AL Angkatan ke-25 TA 2018

TNI AL

Kodiklatal, (30/5).Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Dankodiklatal) Laksda TNI Darwanto, S.H., M.A.P seccara resmi membuka Pendidikan Pertama Perwira Prajurit Karier (Dikmapa PK) TNI Angkatan Laut di gedung Betelgeuse Pusat Pendidikan Lanjutan Perwira (Pusdiklapa) Kesatrian Bumimoro Kodiklatal, Rabu, (30/5).

Pembukaan pendidikan tersebut diikuti 80 siswa Dikmapa yang sebelumnya telah menyelesaikan pendidikan dasar keprajuritan di Akmil Magelang Jawa Tengah. Dari 80 Perwira Siswa terdiri 26 orang Korps Kesehatan, 29 orang korps Khusus, 9 orang korps teknik, 10 orang korps elektro dan 6 orang korps Suplay.

Dalam sambutanya Komandan Kodiklatal Laksda TNI Darwanto, S.H., M.A.P menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan para siswa menjadi perwira pertama TNI Angkatan Laut dengan pangkat letnan dua. Semoga pendidikan dasar keprajuritan yang telah didapatkan di Akmil Magelang mampu mengubah para siswa yang semula berasal dari masyarakat menjadi perwira TNI AL yang memiliki sikap mental dan kepribadian, pengetahuan dan keterampilan serta kesamaptaan jasmani sesuai dengan postur seorang perwira TNI AL, sehingga mampu menjadi bekal yang berharga dalam menempuh pendidikan dasar golongan lanjutan di Kodiklatal.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pendidikan akan dilaksanakan dalam dua tahap. Diawali dengan orientasi dan pembekalan matra laut di Sekolah Fungsi Pusdiklapa selama satu setengah bulan, kemudian dilanjutkan pendidikan tahap dasar golongan lanjutan di pusdik-pusdik terkait selama  empat bulan untuk korps teknik, elektro, suplai, dan korps khusus. Sedangkan untuk pasis korps kesehatan, pendidikan akan dilaksanakan selama 6 bulan.

Adapun tujuan pendidikan ini lanjut pati bintang dua di pundak adalah mendidik perwira siswa agar menjadi perwira TNI AL yang memiliki kemampuan profesi, kepemimpinan dan kesamaptaan jasmani prajurit matra laut yang mampu berpikir, bersikap dan bertindak sesuai dengan tuntutan fungsi teknis yang diarahkan pada spektrum pekerjaan dalam penugasan awal di kapal maupun di darat, serta mampu mengembangkan pribadi sebagai kader pemimpin TNI AL masa depan yang profesional, andal dan disegani dalam mewujudkan organisasi tni al yang berkelas dunia.

Baca Juga :  JELANG LATIHAN GLAGASPUR TINGKAT III DI DABO SINGKEP, KOARMADA I GELAR DOA BERSAMA

Menurutnya sejalan dengan kebijakan Panglima TNI dalam rangka mewujudkan konsep trimatra terpadu TNI dengan gelar wilayah satuan di wilayah timur sekitar Alur Laut Kepulauan Indonesia (Alki) III, Panglima TNI telah meresmikan pembentukan Koarmada III di Sorong Papua, pembentukan divisi-3/Kostrad, Koopsau III dan pasmar 3. Hal ini merupakan keputusan yang sangat tepat dan strategis khususnya dalam mengantisipasi terjadinya perkembangan lingkungan strategis baik global, regional maupun dalam negeri. Potensi ancaman di dan atau lewat laut berupa illegal fishing, illegal entry, illegal loging, illegal mining, pelanggaran wilayah dapat setiap saat terjadi.

Oleh karena itu, perubahan manajemen wilayah pertahanan dalam bentuk pembentukan Komando Armada RI III di Sorong dengan gelar kekuatannya sangat tepat untuk siap sedia, setiap saat melaksanakan tugas pengamanan dan penegakan hukum di perairan wilayah timur Indonesia. Keberadaan Koarmada III menjadi kekuatan yang dapat memberikan deterrent effect terhadap kekuatan musuh yang berpotensi datang melalui poros Alur Laut Kepulauan Indonesia (Alki) III.

Perwira muda saat ini, tidak cukup hanya sekedar tahu lingkungan penugasannya, namun juga harus mengikuti perkembangan lingkungan strategis yang dinamis dan sulit diprediksi, situasi kondisi nasional terkait perkembangan politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan, sehingga cepat memahami dan beradaptasi untuk menjawab kecen-derungan yang terjadi.

Sebagai lulusan yang berasal dari perguruan tinggi, dirinya percaya, ke depan para siswa  mampu menjadi perwira  TNI AL  yang dapat diandalkan dalam mengemban setiap tugas negara, asalkan para siswa memiliki jiwa profesionalisme yang tinggi, yaitu prajurit yang mampu mengawaki alutsista dan mempunyai keinginan yang kuat untuk selalu menampilkan perilaku yang mendekati struktur ideal, mempunyai keinginan untuk meningkatkan dan memelihara citra profesinya serta keinginan untuk senantiasa mengejar kesempatan mengembangkan kemampuan pribadi yang dapat memperbaiki kualitas pengetahuan dan keterampilan guna mendukung pelaksanaan Tugas.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments