KRI Pandrong-801 Dan KRI Kerapu-812 Miliki Komandan Baru

TNI AL
Komandan Satuan Kapal Ranjau (Dansatran) Koarmada II, Kolonel Laut (P) Bambang Kuncoro, S.T., M.Si., memimpin jalannya upacara serah terima jabatan (Sertijab) Komandan KRI Pandrong-801 dan KRI Kerapu-812, bertempat di lapangan Apel Satran Koarmada II, Ujung Surabaya. Senin, (22/10/2018).
         
Kedua unsur yang mengalami pergantian pejabat yaitu, Komandan KRI Pandrong-801 dari Mayor Laut (P) Ahmad Makmur Ikhlas lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan 50 Tahun 2004 kepada penggantinya Mayor Laut (P) Hendra Kurniawan lulusan AAL Angkatan 50 tahun 2004 yang sebelumnya menjabat sebagai Pasops Lanal Ternate.
 
Selain itu, dalam penyerahan jabatan Komandan KRI Kerapu-812, Dansatran Koarmada II mengukuhkan jabatan tersebut kepada Mayor Laut (P) Nugroho Adyanto Wicaksono yang merupakan lulusan AAL Angkatan 51 tahun 2005, yang sebelumnya menjabat sebagai Padiv PAA KRI I Gusti Ngurah Rai-332.
         
Selanjutnya, Mayor Laut (P) Akhmad Makmur Ikhlas akan menempati jabatan baru sebagai Kadiv PAU Departemen Uji Kemampuan Tempur, Puslatlekdalsen Kodiklatal. Dansatran Koarmada II dalam amanatnya menyampaikan bahwa, serah terima jabatan Komandan KRI merupakan hal yang wajar dalam setiap organisasi di jajaran Koarmada II. Khususnya sebagai wujud alih pergantian komando organisasi di KRI.
         
“Pergantian jabatan Komandan KRI menggambarkan adanya kedinamisan dalam sistem pembinaan personel, sehingga dapat memberikan kesempatan dalam mengembangkan seni kepemimpinan bagi setiap Perwira TNI AL guna mencapai suatu tingkatan tertentu dalam jenjang karier selanjutnya”, ungkapnya.
         
Kolonel Bambang menambahkan, tugas Armada Republik Indonesia di masa mendatang semakin berat dan memerlukan perhatian khusus. Dengan terbatasnya anggaran yang diterima oleh TNI AL, maka setiap Komandan KRI khususnya di lingkungan Satran Koarmada II dan Ex. Satrol dituntut untuk tetap dapat membina kesiapan unsurnya, serta setiap saat mampu hadir di laut menegakkan dan mempertahankan kedaulatan NKRI maupun menjaga keutuhan wilayah perairan  Nusantara.