Babinsa Koramil 15/ Karangpucung Turun ke Sawah Buru Tikus

Babinsa Koramil 15/ Karangpucung Turun ke Sawah Buru Tikus

TNI AD

Cilacap – Hama tikus, merupakan ancaman klasik bagi tanaman padi para petani. Tak tanggung, hama tikus sawah ini mampu meluluh lantakkan areal persawahan padi yang siap panen.

“Pada masa tanam tahun ini para petani harus mewaspadai serangan hama tikus sawah, khususnya di wilayah Desa Cidadap Kecamatan Karangpucung,” tutur Kodir Kepala Desa Cidadap, Kamis (22/11).

Guna mengantisipasi kerusakan yang ditimbulkan tikus sawah ini, kami bersama dengan rekan Babinsa Koramil 15/Karangpucung dan puluhan orang petani melakukan gropyok tikus. Diharapkan, “apa yang kami lakukan ini dapat mengurangi hama tikus sawah dan juga menjadikan areal sawah padi ini mampu menghasilkan panen padi yang lebih maksimal,” tambanya.

Senada diungkapkan oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Serma Cipto bahwa kegiatan seperti ini akan rutin dilaksanakan. Hal ini merupakan wujud pendampingan TNI kepada para petani dalam menciptakan ketahanan pangan nasional.

“Meski menggunakan peralatan seadanya, kami bersama PPL dan para petani padi dapat memaksimalkan hasil tangkapan hama tikus ini. Dengan kerjasama dan komunikasi yang intens ini, semoga dapat menjadikan suntikan semangat bagi para petani demi meningkatkan kuantitas dan mutu hasil panen padi di wilayah Kecamatan Karangpucung,” pungkasnya.

Sementara itu, Darno (56) petani yang ikut gropyokan ini mengatakan bahwa upaya perang terhadap hama tikus sawah ini merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan hasil panen kami.

“Dengan adanya pendampingan dari TNI, dan petugas PPL secara berkelanjutan kami optimis akan mendapatkan hasil panen terbaik tahun ini. Sebagai buktinya dalam gropyok sawah bersama ini kami berhasil menangkap sekitar 40 ekor tikus dengan peralatan seadanya,” tandas Darno. (Sutaryo)