Laut Sulawesi, 16 Desember 2018,-Taruna AAL tingkat II angkatan ke-66 TA 2018 yang tergabung dalam Satuan Latihan (Satlat) Pelayaran Jalasesya tahun 2018 melaksanakan mandi khatulistiwa saat melintasi perairan laut Sulawesi, Minggu (16/12) dini hari.
Tradisi mandi khatulistiwa dilakukan setiap prajurit TNI AL saat melintasi garis lintang nol atau biasa disebut Garis Khatulistiwa. Saat prosesi mandi khatulistiwa di geladak helly KRI Banjarmasin-592, para Taruna AAL dibaptis oleh Dewa Neptunus (Dewa Penguasa Tujuh Samudera) didampingi sang istri Dewi Emfrit, serta pemberian nama baptis sesuai nama rasi bintang.