SATGAS MARINIR PERCEPATAN PEMBANGUNAN HUNIAN TETAP PASCA BENCANA GEMPA BUMI BERANGKAT KE NTB

TNI AL

Asops Danpasmar 2 Kolonel Marinir Edi Prayitno memimpin apel kesiapan pemberangkatan Satgas Marinir Percepatan Pembangunan Hunian Tetap Pasca Bencana Gempa Bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB), yang dilaksanakan di Base Ops Lanudal Juanda, Sidoarjo. Sabtu (23/02/2019).

Sebanyak 200 prajurit Marinir yang tergabung dalam Satgas Percepatan Pembangunan Hunian Tetap di NTB dipimpin Komandan Satgas (Dansatgas) Mayor Marinir Chandra Lestari, berangkat melalui jalur udara dari Base Ops Lanudal Juanda Sidoarjo dengan menggunakan pesawat Hercules A 1332 TNI AU menuju NTB.

Pemberangkatan Satgas Marinir tersebut, di bagi menjadi 3 gelombang dengan rincian SSK I dengan jumlah 97 personel dipimpin langsung Dansatgas Mayor Marinir Chandra Lestari berangkatkan menggunakan pesawat Hercules Sorti ke 1 Take off pukul 06.30 Wib, kemudian SSK II berjumlah 98 personel dipimpin oleh Lettu Marinir M. Muklis Bin Tamsir dengan pesawat Hercules Sorti ke 2 Take off pukul 13.30 Wib dan gelombang III jumlah 5 personel dengan KRI waktu pemberangkatan tentatif.

Pada kesempatan tersebut, Asops Danpasmar 2 menyampaikan agar seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas Marinir Percepatan Pembangunan Hunian Tetap Pasca Bencana Gempa Bumi di NTB, untuk melaksanakan tugas dengan ikhlas membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana serta selalu menjaga nama baik individu prajurit, menjaga nama baik Satuan dan Korps Marinir.

Satgas Marinir akan bergabung bersama satuan TNI lainnya, untuk melaksanakan Percepatan Pembangunan Hunian Tetap di Wilayah Lombok.

Hadir pada pelepasan Satgas tersebut, Pabandyalat Sops Kormar Mayor Marinir Bastian, para Paban Sops Pasmar 2 dan para Pasops Kolak Pasmar 2.