Meski Hadapi Rintangan Ekstrim,Satgas Yonif 725/Woroagi Tak Kenal Lelah Lakukan Patroli Patok Perbatasan RI-PNG MM 4.3

Meski Hadapi Rintangan Ekstrim,Satgas Yonif 725/Woroagi Tak Kenal Lelah Lakukan Patroli Patok Perbatasan RI-PNG MM 4.3

TNI AD

PK,.PAPUA – Melaksanakan tugas pokoknya sebagai Satuan Pengamanan Perbatasan RI-PNG, Satgas Yonif 725/Woroagi Pos KM 140 melaksanakan patroli pengamanan patok perbatasan RI-PNG MM. 4.4 yang dipimpin Danpos KM 140 Letda Inf Rahman Hina dan Perwira Topografi (Patop) Letda Ctp Joko Sulistyo. Rabu, (6/3).

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 725/Woroagi memiliki 12 tanggung jawab patok perbatasan di sektor utara yang harus dijaga dan dipelihara selama bertugas di bumi Cenderawasih, mulai dari patok MM 4.3 sampai dengan patok MM 7.2, dan sebelumnya telah terpatroli sebanyak 3 Patok yaitu Patok MM. 4.4, MM. 4.5 dan Patok MM. 5.0.

Patroli pengamanan patok inipun dilaksanakan selama 8 hari, (27/2-6/3), namun bukan karna jauhnya jarak yang ditempuh ataupun berbagai rintangan ekstrim yang menghalangi mereka melainkan atas kepedulian Satgas Yonif 725/Woroagi pada saudaranya di tapal batas dengan melakukan kegiatan sosial dikampung yang dilewati diantaranya membangunkan Gereja di Kampung Monggoevi dan memberikan bantuan pengobatan serta pakaian layak pakai di Kampung Menggoar, Distrik Yaafi, Kab. Keerom.

Pada dasarnya dalam pelaksanaan Patroli Patok MM 4.3 ini ditempuh dalam waktu 4 hari perjalanan pulang pergi, dengan adanya kegiatan pembangunan gereja yang diberi nama “Gereja Katholik Santa Klara” yang memakan waktu hingga 7 (Tujuh) hari ini anggota patrolipun dibagi menjadi 2 Tim yaitu 1 Tim sebanyak 13 orang untuk membangun Gereja dan 1 Tim lagi sebanyak 12 orang melanjutkan perjalanan menuju patok dan melakukan kegiatan sosial di Kampung Menggoar dengan memberikan pelayanan kesehatan dan pemberian pakaian layak pakai.

“Tugas kami memang yang paling utama, namun kami juga tidak akan melupakan saudara-saudara kami, dan kami juga akan selalu berusaha memberikan yang terbaik kepada saudara-saudara kami khususnya yang berada di wilayah perbatasan yang jauh dari fasilitas ataupun pelayanan kesehatan seperti yang ada di perkotaan”, ujar Letnan Rahman.

Dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan oleh Satgas Yonif 725/Woroagi, masyarakat terlihat sangat antusias dan gembira, merekapun sangat mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh Satgas Yonif 725/Woroagi, “Terima Kasih Bapak TNI”, ungkap mereka sambil tersenyum bahagia.