Danpuslatmar Kodiklatal: Kuasai Mekanisme Proses PPKM pada Pelaksanaan Operasi Pertahanan Pantai

TNI AL

Kodiklatal, (10/4).Dalam pelaksanaan Latihan Operasi Pertahanan Pantai (Latopshantai) TA 2019 di Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal) materi yang ingin dikembangkan adalah mekanisme Proses Pengambilan Keputusan Militer (PPKM) dalam penyelenggaraan Operasi Pertahanan Pantai. Berkaitan dengan pelaksanaan Latihan sekaligus meningkatkan kemampuan dan profesioanlisme, agar para  peserta latihan menguasai mekanisme Proses PPKM pada Pelaksanaan Operasi Pertahanan Pantai.

Demikian disampaikan Komandan Pusat Latihan Marinir (Danpuslatmar) Kodiklatal Kolonel Marinir Kresno Pratowo pada penyegaran Latihan Operasi Pertahanan Pantai TA 2019 yang dilaksanakan di gedung Joint Operasional Plan Ruler (JOPR) Kesatrian Bumimoro Kodiklatal.

Latihan Operasi Pertahanan Pantai (Latopshantai) TA 2019 yang akan berlangsung hingga tanggal 15 April tersebut diikuti 225 prajurit terdiri 63 personil Pelaku, 10 personil tim penilai, 10 personil tim evaluasi, 2 orang peninjau, 54 personil penyelenggara dan 81 personil pendukung Latihan. Dari 63 personil pelaku tersebut berasal dari Lantamal V Surabaya, Lantamal III Jakarta, Lantamal VII Kupang, Lantamal XIII Tarakan, Puspenerbal, Yonmarhanlan V Surabaya, Yonmarhanlan XIII Tarakan dan Kormar Jakarta.

Selain penyegaran Latihan Operasi Pertahanan Pantai dalam acara tersebut juga dilaksanakan pembekalan mekanisme latihan oleh Kolonel Marinir Herkulanus dan penataran pelaku dan Wasdal. Adapun tema myang diambil dalam pelaksanaan latihan tersebut adalah “Koghasgabhantai melaksanakan operasi pertahanan pantai di Surabaya dan sekitarnya dalam rangka mendukung tugas TNI Angkatan laut.

 Sedangkan tujuan dari pelaksanaan latihan tersebut adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan personel TNI Angkatan Laut di bidang pertahanan pantai, menyamakan pola pikir, pola sikap dan pola tindak serta menguji doktrin dalam pelaksanaan operasi pertahanan pantai.