PK,.Yogyakarta ,.—Kemarau panjang melanda Kabupaten Gunung Kidul menyebabkan warga kesulitan mendapatkan air bersih.
Untuk meringankan kekurangan air bersih yang dialami masyarakat tersebut,Sebanyak 31 tangki air bersih secara simbolis diserahkan Ketua RT 12/05 Blok C perum Polri Gowok Bapak drg. Andi Triawan melalui Koordinator baksos drg. Sapta, AS, kepada Kepala Dusun Sumberejo Ibu Nari Siswanti yang diwakili Ketua PKK Nglipar Ibu Supriyati.Minggu 13/10/19.
drg. Andi Triawan menyampaikan bantuan Air bersih tersebut sebagai rasa impati terhadap warga dan merupakan salah satu bentuk kepedulian Sosial.
Air bersih ini akan disalurkan untuk tiga Dusun yakni Mengger, Sumberejo, Kedungrati, kecamatan Nglipar Kabupaten Gunung Kidul.ujarnya.
Menurutnya, bantuan air bersih sebanyak 30 tangki akan disalurkan kepada 498 kepala keluarga (KK) dalam 3 Dusun tersebut,dan 1 tangki untuk Mushola, karena mengingat kemarau panjang kesulitan mendapatkan air bersih.
drg. Andi juga mengucapkan terimakasih kepada warganya yang yang telah mendonasikan air bersih tersebut, dengan harapan semoga menjadi amal jariyah.
Selain itu, mudah-mudahan dalam waktu dekat musim kemarau segera berakhir dan datang musim penghujan, sehingga persoalan kekeringan air dapat terselesaikan, imbuhnya.
Ketua RT berharap, semoga dengan bantuan Air bersih ini bisa bermanfaat dan membantu serta mengatasi kesulitan warga yang sangat membutuhkan air dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,
Sementara Bapak Samsuri Ketua Baksos Sumberejo, mengatakan bahwa kami atas nama warga Dusun Nglipar hanya bisa mngucapkan terimaksih yang tak terhingga, kami tidak bisa membalas, semoga allah yang mangganti kebaikan warga perum polri gowok RT 12, yang lebih banyak, tambah rejekinya dan banyak barokahnya, serta senantiasa tetap dalam kesehatan.
Selain itu, kekeringan yang melanda dusun sumberejo ini sudah dimulai sejak bulan april, warga mengalami kesulitan air bersih. Sumber-sumber air sudah mengering dan tidak lagi keluar airnya. Bahkan
sumur yang kedalaman 30 meter hanya mampu mengeluarkan air 3 atau 4 ember. Sehingga untuk mengatasi tersebut akhirnya mendapatkan bantuan dari PDAM setiap RT.
Samsuri menambahkan bahwa kecamatan Nglipar ada 6 padusunan, dan yang benar-benar kekurangan air adalah dusun Mangger, Sumberejo, Kedungranti.
Selama ini yang jelas warga Kesulitan armada tangki karena sangat terbatas meskipun milik pemerintah ada sebanyak 14 unit, sehingga dibantu tangki-tangki milik swasta, papar Samsuri.
Menurutnya, bantuan air bersih ini nantinya akan disalurkan dan diatur oleh ketua RT secara merata dan sebaik-baiknya.
Acara yang dihadiri para pengurus RT, sesepuh, dan warga RT 12/05 Blok C perum Polri Gowok tersebut dilanjutkan kunjungan ke pantai Kukup dan Rawe, serta makan siang bersama. ( Dodik )