Wujudkan Mimpi Pemuda Papua Jadi TNI, Satgas Yonif 713 Tempa Pembinaan Jasmani

TNI AD

PK,JAKARTA,– Bantu mewujudkan mimpi pemuda Papua menjadi prajurit TNI AD, personel Satgas Yonif 713/ST menempa pembinaan jasmani warga Kampung Kukup.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 713/ST, Letkol Inf Dony Gredinand, S.H., M.Tr.Han., M.I.Pol., dalam rilis tertulisnya di Kota Jayapura, Papua, Senin (15/6/2020).

Diungkapkan Dansatgas, pembinaan jasmani ini dilaksanakan pada Minggu (14/6/2020) oleh Pos Koya Koso dipimpin Letda Inf Abel bersama beberapa personel kepada pemuda Papua yang ingin mengabdikan diri menjadi prajurit TNI AD.

“Pembinaan ini diberikan bagi mereka yang bercita-cita menjadi prajurit, agar memiliki kesamaptaan jasmani yang bagus sebelum mengikuti seleksi penerimaan prajurit,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, pembinaan fisik ini dilatarbelakangi karena melihat tingginya animo pemuda Papua yang bercita-cita menjadi prajurit TNI.

“Untuk membantunya, kami pun berinisiatif memberikan pelatihan fisik, dengan harapan fisik mereka siap untuk menghadapi setiap rangkaian test yang akan dihadapi nanti,” jelasnya.

Menurut Dony Gredinand, pembinaan jasmani ini merupakan hal penting dalam kesiapan mendaftar jadi prajurit TNI.

“Sebagai prajurit tentunya kita sangat mendukung putra-putri Papua ingin menjadi prajurit TNI. Dengan senang hati akan kita bantu berikan pembinaan, supaya menjadi bekal dalam seleksi serta mudah-mudahan dapat mengantarkannya bisa lulus menjadi prajurit TNI AD,” urainya.

Di tempat terpisah, Danpos Koya Koso, Letda Inf Abel mengatakan, pembinaan fisik ini dilaksanakan di Kampung Kukup karena berdekatan dengan pos Koya Koso dan tempat tinggal mereka sehingga memudahkan mobilitas bagi para remaja dan pemuda ini.

“Pembinaan yang diberikan meliputi materi kesegaran jasmani A (lari 12 menit), kesegaran jasmani B (pull up, sit up, push up, shuttle run) dan materi test Psikologi,” imbuhnya.

Abel menjelaskan, tujuan dari pembinaan tersebut sebagai bekal dalam mengikuti serangkaian test yang akan dihadapi untuk bisa lulus seleksi menjadi Prajurit TNI AD.

Baca Juga :  Prajurit Yonif Raider 515 Kostrad Unjuk Kebolehan Menampilkan Pencak Silat PSHT Di Pembukaan Garuda Shield 2019

“Kita berharap dengan pembinaan jasmani yang rutin, mereka akan mampu bersaing dan bahkan menjadi yang terbaik, walaupun dengan fasilitas yang terbatas, “tandasnya.

Sementara itu, Lato, yang ikut juga dalam latihan ini mewakili teman-temannya mengungkapkan rasa syukurnya karena Satgas membuka diri untuk memberikan pelatihan bagi kami anak-anak remaja dan pemuda kampung Kukup ini.

“Terima kasih Pak Tentara atas bantuannya, semoga apa yang dilatihkan ini bisa mendukung kami untuk mencapai cita-cita untuk menjadi anggota TNI,” tuturnya.

Bersama temannya Rahul dan Wandi, Lato kian bersemangat melahap setiap latihan yang diajarkan kepada mereka.

“Mudah-mudahan dengan pembinaan ini dapat menjadi bekal kami untuk mewujudkan mimpi menjadi TNI AD,” pungkasnya penuh semangat. (Dispenad)

Leave a Reply

  Subscribe  
Notify of