Percaya TNI, Warga Sunsea Sukarela Serahkan Senpi Kepada Satgas Yonarmed 3/105 Tarik

TNI AD

JAKARTA, – Makin tingginya kepercayaan masyarakat perbatasan RI-RDTL kepada TNI, mengispirasi seorang warga Desa Sunsea untuk menyerahkan secara sukarela satu pucuk senjata api miliknya kepada Satgas Yonarmed 3/105 Tarik.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonarmed 3/105 Tarik, Letkol Arm Laode Irwan Halim, S.I.P., M.Tr.(Han), dalam rilis tertulisnya di Kecamatan Naibenu, Kabupaten Timur Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, Rabu (26/8/2020).

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Covid-19, Satgas Pamtas 642 Berlakukan Protkes Terhadap PMI
Diungkapkan Dansatgas, penyerahan satu pucuk senpi jenis Springfield (SP) kepada Pos Nelu Satgas Yonarmed 3/105 Tarik pada Senin (24/8/2020), sebagai bentuk makin tingginya kepercayaan masyarakat perbatasan kepada Satgas.

“Penyerahan senjata dilakukan oleh TK (45) warga Desa Sunsea, Kecamatan Naibenu kepada Pos Nelu Satgas Yonarmed 3/105 Tarik,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Dansatgas, menurut pengakuan TK bahwa senjata tersebut telah disimpannya sejak lama, namun baru sekarang menyerahkannya kepada Satgas karena dirinya percaya Satgas mampu memberi perlindungan.

“Selain itu, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan didasari atas kepercayaannya kepada Satgas yang rutin melaksanakan silaturahmi dan anjangsana kepada warga di desa tersebut membulatkan tekadnya untuk menyerahkan senpi tersebut,” jelasnya.

Ditambahkan pula oleh Laode Irawan, senjata api bukan merupakan barang yang harus disimpan dan dimiliki oleh sembarang orang, karena perbuatan tersebut merupakan pelanggaran hukum dan dapat dikenai sanksi.

“Alhasil berkat penjelasan yang rutin disampaikan anggota, dengan sendirinya masyarakat makin menyadari dan menerimanya, sehingga menyerahkan senjata api yang disimpannya secara sukarela,” imbuhnya.

Penyerahan dua pucuk senjata oleh warga tapal batas ini, diakui Laode Irawan sangat melegakan bagi pihaknya, karena hal ini menjadi salah satu indikator terbinanya kepercayaan warga di tapal batas kepada Satgas yang dipimpinnya.

“Dengan peristiwa ini, kita akan terus maksimalkan pelaksanaan pembinaan teritorial secara humanis dan pendekatan kekeluargaan yang diterapkan selama ini kepada warga di tapal batas, sehingga dengan langkah-langkah terukur seperti ini akan semakin menumbuhkan kepercayaan warga,” tuturnya.

Ditambahkan Laode Irawan lagi, kerelaan warga menyerahkan senjata api miliknya itu, juga terdorong pada rasa kagum dan simpati kepada Satgas Yontarmed 3/105 Tarik, karena dalam setiap kegiatan yang bersentuhan dengan masyarakat, prajurit selalu ada dan siap untuk warga.

“Melihat kepedulian dan ketulusan yang tanpa pamrih dalam membantu kesulitan rakyat di sekitarnya, menjadikan TK tergugah, sehingga menyerahkan secara sukarela senjata api miliknya untuk kita amankan,” pungkasnya. (Dispenad)

Leave a Reply

  Subscribe  
Notify of