Satgas Yonif Para Raider 432 Kostrad Terima Pembekalan Danrem 172/PWY

TNI AD

Jakarta. Komandan Korem 172/PWY selaku Komandan Komando Pelaksana Operasi (Dankolakops) Brigjen TNI Izak Pangemanan memberikan pembekalan kepada Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Yonif Para Raider 432/Waspada Setia Jaya Kostrad, di Rindam XVII/Cenderawasih, Jayapura, Papua. Kamis (10/9).

Mengawali arahannya, Danrem mengucapkan selamat datang di ujung Timur Indonesia, Bumi Cenderawasih Papua. Selanjutnya Danrem minta keberadaan prajurit 432/WSJ Kostrad dapat membantu dan mendukung tugas Korem 172/PWY sebagai Kolakops di wilayah Provinsi Papua dalam membangun daerah ini bersama masyarakat. Oleh karena itu ketahui apa yang sedang dilakukan oleh Kolakops Rem 172/PWY dalam penanganan konflik Papua, agar dapat dihindari hal-hal yang berpotensi kontraproduktif. Pada intinya, semua yang ada di Papua harus berupaya untuk menyelesaikan konflik yang sampai saat ini masih belum terselesaikan secara tuntas.

Baca Juga :  Peringati HUT Kostrad ke-59, Satgas Yonif Raider 509 Kostrad gelar Yankes rumah ke rumah
“Laksanakan tugas dengan pendekatan yang selaras dengan upaya penanganan konflik yang sedang dilakukan. Kolakops Rem 172/PWY sedang mengembangkan pendekatan komprehensif dengan mengedepankan pendekatan kesejahteraan, agama, budaya, kesetaraan, hukum dan HAM, serta pelestarian lingkungan hidup, yang dilakukan dengan pembinaan teritorial secara berkesinambungan dan terpadu bersama Pemda dan operasi lain yang tergelar di Papua,” terang Danrem.

Selanjutnya Jenderal Bintang Satu di Korem 172/PWY ini juga menjelaskan bahwa dalam pendekatan kesejahteraan, kegiatan difokuskan pada upaya membantu Pemerintah Daerah setempat untuk mengentaskan kemisikinan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan pembangunan sumber daya manusia. Semua itu akan dapat dilakukan apabila ditopang oleh stabilitas keamanan.

“Pendekatan budaya dan agama, dilakukan dengan mengedepankan kearifan lokal yang berlaku di daerah setempat, dalam berkomunikasi sosial dengan masyarakat, penyelesaian masalah sosial, pengembangan potensi daerah, termasuk pemberdayaan masyarakat untuk ikut serta dalam penyelesaian konflik Papua,” terangnya. (Penkostrad).

Leave a Reply

  Subscribe  
Notify of